Pemberian santunan dan bantuan tersebut merupakan bagian dari kegiatan corporate social responsibility (CSR) perusahaan. Sekaligus menyambut Tahun Baru Hijriah.
Santunan dan bantuan itu diserahkan pada Senin (8/8) di Masjid Darussalam yang berada di kompleks Perumahan Green Eleven. Dalam acara yang khidmat itu, hadir perwakilan Muspika Beji. Selain itu, para kepala desa di sekitar lokasi perumahan. Meliputi Desa Kenep, Desa Sidowayah, Desa Ngembe, dan Desa Beujeng.
Owner Pesona Green Eleven Slamet Supriyanto menyampaikan, kegiatan santunan anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian kepada lingkungan sekitar. Juga sebagai program rutin perumahan yang berlokasi strategis karena dekat dengan akses jalan tol tersebut. Jadi, tidak hanya dilakukan saat Tahun Baru Hijriah. Pesona Green Eleven selalu peduli kepada masyarakat.
Khusus Senin kemarin, jumlah anak yatim yang menerima santunan ditambah menjadi 117 anak. ”Pemberian santunan sebenarnya rutin tiap bulan. Hanya, kali ini kami tambah jumlah anak yatim sehingga mencapai ratusan anak. Mereka warga dari empat desa di sekitar perumahan,’’ jelas Slamet.
Sementara itu, Ahmad Sutandik, ketua RT yang juga pengurus masjid setempat menyatakan, sangat mengapresiasi kepedulian dan perhatian pengembang Perumahan Green Eleven. Masjid Darussalam sendiri baru diresmikan beberapa waktu lalu dan disambut baik masyarakat. Acara santunan dan bantuan untuk anak yatim ini juga sangat bagus.
PERHATIAN: Sebanyak 117 anak yatim menerima santunan dari pengembang Perumahan Green Eleven dengan sukacita.
”Semakin menambah berkah untuk keberadaan masjid kami. Pengurus masjid sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan pengembang,” kata Ahmad. (unt/adv) Editor : Muhammad Fahmi