Korban nahas itu diketahui berinisial MSM, 10 asal Sidowayah, Kecamatan Beji. MSM tenggelam lantaran berupaya menyelamatkan temannya yang juga tenggelam FA, 10. FA berhasil selamat, sementara nyawa MSM tak tertolong.
Kejadian nahas itu berlangsung Selasa siang (21/6). Saat itu korban dan tujuh rekannya awalnya bermain di rumah teman yang ada di Bekacak. Mereka berangkat sepulang sekolah sekitar pukul 10.00.
Sampai di Bekacak, ternyata rekannya yang dituju, tidak ada di rumah. Mereka pun berinisiatif untuk bermain air di Sungai Bekacak. Mandi dan berenang.
Semula, kedepalan anak tersebut sama-sama berenang. Tapi, beberapa menit kemudian, empat diantaranya memilih sudahan. Pergi dari lokasi. Sementara, empat anak lainnya, memilih tetap bermain-main di sungai.
“Kejadiannya sekitar pukul 10.30. Mulanya, delapan anak yang berenang. Tapi, empat diantaranya memilih sudahan. Dan tinggal empat anak tersebut,” kata Jamali, salah satu warga Bekacak, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil.
Selang beberapa menit kemudian, Af dan Dp, memilih menepi. Tiba-tiba, mereka melihat dua rekannya, melambai-lambaikan tangan di sungai. Meminta pertolongan. Keduanya, yakni MSM dan FA tampak tenggelam.
Nasib baik masih menghampiri FA. Karena, ia berhasil menepi. Sementara, tidak demikian dengan korban, MSM. Ia sempat terseret arus air sungai yang tenang.
Jamali yang mendengar suara tangisan dan meminta pertolongan, langsung mendatangi lokasi. Ia bersama warga lainya menyeburkan diri. Dan berusaha menyelamatkan korban. Tapi nahas. Korban tak terselamatkan.
“Saya dengar teriakan dan tangisan. Saya keluar rumah dan berusaha menolong anak yang tenggelam. Tapi ternyata sudah tak tertolong,” terangnya.
Kanitreskrim Polsek Bangil, Aipda Rofik mengungkapkan, korban dan teman-temannya semula memang asik berenag di sungai Bekacak. Tiba-tiba, korban melihat FA meminta pertolongan.
Korban pun mendatangi FA dengan maksud untuk menyelamatkan rekannya yang tenggelam. Namun, ternyata korban sendiri tidak lihai dalam berenang. “Tadinya korban melihat salah satu rekannya itu meminta pertolongan. Karena tenggelam. Saat berusaha menyelamatkan, malah ia ikut tenggelam dan menjadi korban. Sebab, korban sendiri ternyata tidak mahir berenang,” terang Rofik saat mendampingi Kapolsek Bangil, Kompol Indro Susetyo. (one/mie) Editor : Muhammad Fahmi