Magang Industri Udang PKKM dilakukan oleh mahasiswa program studi Budi Daya Perairan Universitas Muhammadiyah Malang. Jumlahnya sebanyak 8 orang. Kegiatan dimulai dari tanggal 30 Agustus sampai dengan 30 November 2021.
Konsep magang sendiri pada dasarnya adalah belajar menjadi tenaga teknis budi daya udang vaname (Litopenaeus Vannamei). Selama 1 siklus pemeliharaan, terhitung mulai dari persiapan lahan sampai dengan pascapanen.
Pendampingan juga termasuk evaluasi pada kegiatan magang yang dilakukan. Hari Senin (29/11) lalu digelar pemaparan hasil guna mengevaluasi tentang seberapa besar teori dan skill yang didapatkan. Lokasi magang dilakukan di Tambak Unit III Raci UPT BAP.
Menurut Yudi Kurniawan, S.Pi., M.P selaku Kepala Seksi Perikanan Budi Daya Air Payau UPT BAPL bahwa tujuan dari kegiatan magang ini adalah untuk meningkatkan skill, memupuk jiwa akuakulturis. ‘’Sehingga mereka diharapkan memiliki ketangguhan, kecakapan, mampu menganalisa serta menyelesaikan permasalahan dalam pengelolaan,’’ tambahnya.
Kepala UPT BAPL Bangil Miftakhul Munir, S.Pi, M.Si menambahkan, aksi ini merupakan bentuk implementasi dalam upaya membina dan memberikan edukasi kepada mahasiswa. Dengan pemberian bekal dan teknis dalam budi daya udang vaname sitem intensif. “Diharapkan mampu memberikan skill sehingga mereka nanti mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat,”’ ujarnya
Munir menambahkan, pihakya berharap mampu memberikan bekal dan ilmu pembudidayaan kepada mahasiswa sehingga dapat diterapkan di masyarakat. “Di samping itu ditujukan mahasiswa mampu membuka lapangan kerja secara mandiri sehingga dapat memperdayakan lingkungan sekitarnya,” pungkas Munir. (unt/*) Editor : Jawanto Arifin