Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bangil Jadi Ibu Kota Kabupaten Perlu Bangun Gapura Batas Kota

Jawanto Arifin • Jumat, 29 Oktober 2021 | 01:18 WIB
PERBATASAN: Batas kota antara Bangil dan Beji perlu dibuatkan gapura penanda Bangil sebagai ibu kota baru Kabupaten Pasuruan. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)
PERBATASAN: Batas kota antara Bangil dan Beji perlu dibuatkan gapura penanda Bangil sebagai ibu kota baru Kabupaten Pasuruan. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)
BANGIL, Radar Bromo - Perjuangan panjang telah mencapai hasil. Sejak 2016, Kota Bangil ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Pasuruan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 26 Tahun 2016. Untuk menegaskan status tersebut, pemerhati sejarah mengusulkan pembangunan gapura baru.

Di pintu-pintu masuk perbatasan, belum terlihat gapura tanda bahwa Kota Bangil adalah ibu kota baru Kabupaten Pasuruan. Soewarno Santoso, pemerhati sejarah Kabupaten Pasuruan berpendapat, kesan bahwa Bangil adalah ibu kota kabupaten masih hambar. Belum terasa.

”Kami bandingkan dengan di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Saat hendak masuk Kraksaan, ada gapura penunjuknya. Kalau di Bangil, mana?” tanya Soewarno yang juga ketua tim penulis buku sejarah Hari Jadi Kabupaten Pasuruan tersebut.

Dia berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan terkait hal ini. Identitas Bangil sebagai ibu kota Kabupaten Pasuruan sangatlah penting. Itu bisa berpengaruh kuat bagi sektor usaha. Saat ini, Pemkab Pasuruan terus membangun gedung-gedung baru di kompleks perkantoran Raci. Kantor-kantor pemkab yang masih berada di Kota Pasuruan dipindahkan secara bertahap.

Seharusnya, lanjut Soewarno, sudah ada gapura penanda masuk Kota Bangil di setiap perbatasan. Misalnya, di Beji dan Pandaan. Itu akan menambah pengaruh positif bagi dunia usaha, pariwisata, maupun sektor-sektor lainnya. ”Pasti akan terasa,” tegasnya.

Camat Bangil Komari membenarkan bahwa keberadaan gapura selamat datang di Kota Bangil memang perlu. Saat ini, baru ada satu gapura, yaitu di Latek, Kecamatan Bangil. Di tempat lain memang belum ada.

”Kami akan cek juga, apa ada usulan masuk di musrenbang,” pungkasnya. (one/far) Editor : Jawanto Arifin
#gapura batas kota #bangil #ibu kota kabupaten pasuruan