Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sering Picu Banjir, Kali Pagak Dikeruk

Jawanto Arifin • Rabu, 22 September 2021 | 23:33 WIB
NORMALISASI: Proses pengerukan Kali Pagak. (Iwan Andrik/Radar Bromo)
NORMALISASI: Proses pengerukan Kali Pagak. (Iwan Andrik/Radar Bromo)
BEJI, Radar Bromo - Warga Bakalan, Kelurahan Pagak, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan sering kebanjiran kalau musim hujan. Sebab, sungai desa setempat sering meluap karena sudah dangkal. Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Pasuruan menormalisasi sungai tersebut.

Normalisasi dilakukan sepanjang sekitar 800 meter. Dasar dan sisi sungai dikeruk. Sebab, sedimentasi atau pendangkalan sungai yang juga jaringan irigasi itu terlalu parah. Banyak lumpur.

”Sudah dua pekan ini jaringan irigasi Pagak, Beji, kami normalisasi,” kata Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Dinas SDA dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Imam Nurwahyudi.

Menurut Imam, pengerukan jaringan irigasi Pagak merupakan lanjutan normalisasi jaringan irigasi Dusun Pasinan, Desa Beji, Kecamatan Beji. Masyarakat meminta sungai itu dikeruk karena sering menjadi penyebab banjir.

”Kami realisasikan tahun ini. Rencananya dikeruk hingga Sungai Wrati,” imbuhnya.

Normalisasi sungai Pagak tidaklah mudah. Aksesnya sulit. Alat berat juga susah menjangkau. Sungai itu berkelok-kelok. Banyak pohon bambu di sisi kanan-kiri. ”Kendalanya memang medan yang sulit dilalui,” tambahnya.

Tidak hanya sungai Pagak. Sejauh ini, sejumlah jaringan irigasi telah dikeruk Dinas SDA. Ada jaringan irigasi Pasinan (Beji), Kali Kendal, Desa Kedungboto, Kecamatan Beji; Sungai Pejangkungan, Kecamatan Rembang; Sungai Tambakan, Kecamatan Bangil; jaringan irigasi di Pulokerto, Kecamatan Kraton.



Kemudian, Sungai Cangkringmalang, Kecamatan Beji; jaringan irigasi di Gading, Kecamatan Winongan; Kali Kedungbanteng, Kecamatan Rembang; Kalipang, Kecamatan Grati; serta Segoropuro, Kecamatan Rejoso.

”Sebagian sudah selesai. Tapi, ada pula yang dalam proses penyelesaian,” pungkasnya. (one/far) Editor : Jawanto Arifin
#banjir pasuruan #banjir beji