Total anggaran yang disiapkan pemkab untuk insentif guru PAUD tahun depan mencapai Rp 11,7 miliar. Anggaran itu telah disiapkan di APBD 2020 mendatang.
Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan Iswahyudi mengungkapkan, kenaikan insentif untuk guru PAUD di wilayah Kabupaten Pasuruan sudah disetujui legislatif. Rencananya pemberlakuan kenaikan tersebut akan diberlakukan mulai 2020.
Kenaikannya memang tak signifikan. Hanya sekitar Rp 100 ribu per bulan untuk setiap orangnya. “Namun, kami berharap kenaikan ini bisa memacu semangat tenaga pengajar PAUD dalam mendidik,” ujarnya.
Menurut Iswahyudi, ada sebanyak 3.250 guru PAUD yang bakal mendapatkan insentif tersebut. Jumlah itu naik dibandingkan sebelumnya, yang hanya 2.300 orang. Kenaikan inilah yang membuat anggaran yang dikeluarkan Pemkab cukup besar.
“Jadi, bukan hanya nominalnya yang naik. Tetapi, mereka yang menerimapun lebih banyak dibandingkan sebelumnya,” kata Iswahyudi.
Sebelumnya, guru-guru PAUD tersebut “hanya” mendapatkan Rp 200 ribu per bulannya saat ini. Pemkab sendiri “hanya” mengeluarkan anggaran Rp 5,5 miliar untuk 2.300 guru selama setahun.
Namun, tahun 2020, alokasi anggaran yang disiapkan mencapai Rp 11,7 miliar. Karena jumlah guru yang mendapatkan support insentif tersebut sebanyak 3.250 orang. “Mereka akan mendapatkan insentif Rp 300 ribu per bulannya pada 2020,” sampainya.
Kenaikan ini, dinilai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Ruslan memang diperlukan. Mengingat, insentif yang didapatkan guru-guru PAUD relatif kecil. “Peran guru PAUD sangat besar. Jadi, sudah sepantasnya mereka mendapatkan apresiasi yang besar,” jelasnya. (one/mie) Editor : Jawanto Arifin