Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, pembangunan jalan ini sudah masuk tahap pengecoran. Namun, sebagian jalan sepanjang sekitar satu kilometer itu sudah rampung dicor. Kini, tinggal sebagian lainnya yang masih berupa tanah keruk.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hari Aprianto mengatakan, pembangunan jalan Oro-oro Ombo Wetan, tengah dipacu. Ini, agar jalan yang diproyeksikan menjadi jalur lingkar selatan (JLS) itu bisa segera rampung. “Saat ini pekerjaannya tahap pengecoran,” ujarnya.
Batas waktu pengerjaannya perbaikan jalan ini masih panjang. Sesuai kontrak, proyek ini harus rampung pada November 2018. Hari mengatakan, peningkatan jalan ini merupakan lanjutan dari program pembangunan jalan Blawi-Rembang. Jalur yang diproyeksikan sebagai JLS itu, juga belum rampung.
Jalur yang menjadi penghubung Rembang-Oro-oro Ombo Wetan, itu rampung digarap sepanjang 7 kilometer. Sejauh ini tersisa satu kilometer yang masih diproses. “Anggaran untuk menyelesaikan kekurangan itu disiapkan Rp 5,3 miliar yang bersumber dari dana Pemprov,” ujarnya.
Hari mengatakan, sejauh ini proses pembangunannya sudah mencapai sekitar 50 persen. Namun, pihaknya yakin proyek ini akan rampung sesuai target, November 2018. Sehingga, bisa segera difungsikan dan makin nyaman dilintasi. (one/fun) Editor : Fandi Armanto