359 Pegawai Pemkot Probolinggo Dimutasi di Atas Kapal, Ada 7 OPD Baru

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Di penghujung 2019, Pemkot Probolinggo menggelar mutasi besar-besaran. Proses pengambilan sumpah pejabat itu pun digelar secara tak biasa. Di atas kapal tongkang di tengah laut pelabuhan Probolinggo.

Proses Pengambilan sumpah jabatan ini dilakukan sekitar pukul 14.30. dengan dipimpin Wakil Wali Kota Probolinggo Moch Soufis Subri. Subri –panggilannya- meminta kepada pegawai yang dimutasi untuk komitmen dalam menjalankan tugasnya.

Pelantikan di tengah laut, menurutnya, dilakukan dengan membawa pesan khusus. Bahkan, proses pelantikan bisa dilakukan di mana saja. Termasuk bisa dilakukan di gunung.

“Itu artinya, Anda dimutasi itu bisa ditempatkan di mana saja. Jangan berpikir tentang OPD kecil atau besar. Utamakan komitmen dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” pesannya.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, mutasi pejabat tidak dilakukan kali ini saja. Tahun 2020, akan digelar mutasi jabatan lagi setelah penilaian kinerja dilakukan.

Menurutnya, mutasi jabatan ini dilakukan karena ada perampingan OPD yang mulai berjalan tahun 2020. Selain itu, juga dilakukan untuk pengisian jabatan tinggi yang masih kosong. Meskipun, ada beberapa OPD yang masih belum ada pejabat definitifnya. Seperti kepala Dinas Kesehatan yang masih akan dijabat oleh Plt.

Dari informasi yang dihimpun harian Jawa Pos Radar Bromo, 16 kepala OPD masuk dalam barisan mutasi PNS. Termasuk Kepala Badan kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rachmadeta Antariksa.

Namun, lima di antaranya sebenarnya menempati OPD yang sama. Hanya saja, nama OPD berubah karena perubahan nomenklatur.

Lima kepala OPD tersebut antara lain Agus Hartadi yang sebelumnya menjadi kepala Dinas Perumahan dan Permukiman menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman. Lalu, Sudiman sebelumnya kepala Dinas Perikanan menjadi kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan.

Kemudian, Zainullah yang sebelumnya menjadi kepala Dinas Sosial saat ini menjadi kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak. Moch Maskur yang sebelumnya kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, menjadi kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, ada Dwi Hermanto yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Sekarang menjadi kepala DPMPTSP dan Tenaga Kerja.

Sementara itu, Subuh Fakkurochman, kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Probolinggo memastikan, mutasi pejabat di Pelabuhan Probolinggo baru pertama kali ini dilakukan. “Kami sudah menyiapkan agar kegiatan berjalan aman. Termasuk ada petugas-petugas yang membantu pengamanan kegiatan. Ini pertama kalinya ada kegiatan pelantikan pejabat di sini,” ujarnya. (put/hn)