alexametrics
30.7 C
Probolinggo
Thursday, 30 June 2022

Pengunjung Tempat Hiburan di Pasuruan-Probolinggo Dites Urine

PASURUAN – Malam pergantian tahun membuat polisi harus meningkatkan kewaspadaan penuh. Segala kemungkinan terkait peredaran narkoba di tempat-tempat hiburan malam juga terus dipantau. Seperti upaya penyisiran yang dilakukan tim Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota di dua kafe, Sabtu (29/12) malam.

CEGAH NARKOBA: Pengunjung tempat hiburan di Kota Probolinggo saat diperiksa petugas. (Istimewa)

Sedikitnya, ada 25 personel yang dikerahkan untuk menyisir dua kafe yang juga menyediakan live music itu. Razia dimulai sekitar pukul 22.00. Sasaran pertama yakni Kafe PTC. Kedatangan petugas kepolisian yang secara tiba-tiba, mulanya mengejutkan seluruh pengunjung kafe yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, Kota Pasuruan, itu.

Nyanyian musik yang tengah mendengung seketika terhenti. Petugas lalu mengimbau seluruh pengunjung agar tak meninggalkan lokasi. Masing-masing dari mereka diminta untuk menjalani tes urine.

Begitu pula saat menyisir Kafe 87 yang terletak di Jalan Raya Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Puluhan muda-mudi yang tengah nongkrong di kafe itu juga diminta menjalani tes urine.

Di sisi lain, petugas juga melakukan penggeledahan di seluruh sudut ruangan. “Namun, dalam penggeledahan tidak ditemukan benda apapun yang mencurigakan. Tidak juga narkoba,” ujar Kasatresnarkoba Polres Pasuruan Kota AKP Imam Yuwono.

Beberapa saat setelah pemeriksaan urine selesai, hasilnya pun diketahui.

Dari puluhan orang yang dites, tak satu pun kandungan urine yang terindikasi zat narkoba. Baik untuk pengunjung maupun pramusaji di dua kafe tersebut.

Meski begitu, Imam menegaskan pihaknya akan secara rutin menyisir tempat-tempat hiburan malam. “Upaya ini ke depannya akan kami lakukan secara spontan. Untuk mengantisipasi peredaran narkoba di tempat hiburan malam,” terangnya.

Hal senada juga dilakukan Polres Probolinggo Kota. Polisi menggelar razia tempat hiburan malam. Razia itu diperuntukan menjelang malam pergantian tahun. Setidaknya ada tiga tempat hiburan yang diperiksa dan juga didapati lima orang dites urine, namun hasilnya negatif.

Kabag Ops Kompol Bunari mengungkapkan, bahwa razia yang dilakukan guna cipta kondisi itu, berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 22.30, Sabtu (29/12) malam. Setidaknya, ada tiga lokasi yang menjadi sasaran. Yakni, Pop City, 888, dan juga BJBR.

Dari hasil razia petugas, tidak menemukan adanya tindak pelanggaran. Semisal adanya penjualan miras dan lainnya. Sehingga, tidak ada miras yang diamankan. Guna menciptakan kondisi aman dan tenteram, Bunari menyebutkan, razia itu nantinya akan diberlakukan rutin, namun tetap secara dadakan. “Kami akan terus lakukan razia tersebut. hal ini dilakukan guna menjaga kondusivitas kewilayahan,” bebernya.

Kendati demikian, setidaknya ada lima orang di PC yang dilakukan tes urine. Dari lima orang itu, dua pengunjung dan tiga sisanya pemandu lagu. Ada pun hasil dari tes urine tersebut negatif. “Ada lima orang yang diperiksa untuk dilakukan tes urine. Dan, hasilnya kelimanya negatif,” ujar Kasat Narkoba AKP Dodik Wibowo.

Selain itu, ketika anggota menyisir 888 dan juga BJBR tidak ditemukan adanya pelanggaran. Temasuk orang yang diduga terindikasi mengonsumsi narkoba. Sehingga, tidak dilakukan tes urine. “Jika memang ada yang diduga terindikasi dan hasilnya positif, maka kami akan langsung tindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas AKP Dodik. (tom/rpd/rf/fun)

PASURUAN – Malam pergantian tahun membuat polisi harus meningkatkan kewaspadaan penuh. Segala kemungkinan terkait peredaran narkoba di tempat-tempat hiburan malam juga terus dipantau. Seperti upaya penyisiran yang dilakukan tim Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota di dua kafe, Sabtu (29/12) malam.

CEGAH NARKOBA: Pengunjung tempat hiburan di Kota Probolinggo saat diperiksa petugas. (Istimewa)

Sedikitnya, ada 25 personel yang dikerahkan untuk menyisir dua kafe yang juga menyediakan live music itu. Razia dimulai sekitar pukul 22.00. Sasaran pertama yakni Kafe PTC. Kedatangan petugas kepolisian yang secara tiba-tiba, mulanya mengejutkan seluruh pengunjung kafe yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, Kota Pasuruan, itu.

Nyanyian musik yang tengah mendengung seketika terhenti. Petugas lalu mengimbau seluruh pengunjung agar tak meninggalkan lokasi. Masing-masing dari mereka diminta untuk menjalani tes urine.

Begitu pula saat menyisir Kafe 87 yang terletak di Jalan Raya Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Puluhan muda-mudi yang tengah nongkrong di kafe itu juga diminta menjalani tes urine.

Di sisi lain, petugas juga melakukan penggeledahan di seluruh sudut ruangan. “Namun, dalam penggeledahan tidak ditemukan benda apapun yang mencurigakan. Tidak juga narkoba,” ujar Kasatresnarkoba Polres Pasuruan Kota AKP Imam Yuwono.

Beberapa saat setelah pemeriksaan urine selesai, hasilnya pun diketahui.

Dari puluhan orang yang dites, tak satu pun kandungan urine yang terindikasi zat narkoba. Baik untuk pengunjung maupun pramusaji di dua kafe tersebut.

Meski begitu, Imam menegaskan pihaknya akan secara rutin menyisir tempat-tempat hiburan malam. “Upaya ini ke depannya akan kami lakukan secara spontan. Untuk mengantisipasi peredaran narkoba di tempat hiburan malam,” terangnya.

Hal senada juga dilakukan Polres Probolinggo Kota. Polisi menggelar razia tempat hiburan malam. Razia itu diperuntukan menjelang malam pergantian tahun. Setidaknya ada tiga tempat hiburan yang diperiksa dan juga didapati lima orang dites urine, namun hasilnya negatif.

Kabag Ops Kompol Bunari mengungkapkan, bahwa razia yang dilakukan guna cipta kondisi itu, berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 22.30, Sabtu (29/12) malam. Setidaknya, ada tiga lokasi yang menjadi sasaran. Yakni, Pop City, 888, dan juga BJBR.

Dari hasil razia petugas, tidak menemukan adanya tindak pelanggaran. Semisal adanya penjualan miras dan lainnya. Sehingga, tidak ada miras yang diamankan. Guna menciptakan kondisi aman dan tenteram, Bunari menyebutkan, razia itu nantinya akan diberlakukan rutin, namun tetap secara dadakan. “Kami akan terus lakukan razia tersebut. hal ini dilakukan guna menjaga kondusivitas kewilayahan,” bebernya.

Kendati demikian, setidaknya ada lima orang di PC yang dilakukan tes urine. Dari lima orang itu, dua pengunjung dan tiga sisanya pemandu lagu. Ada pun hasil dari tes urine tersebut negatif. “Ada lima orang yang diperiksa untuk dilakukan tes urine. Dan, hasilnya kelimanya negatif,” ujar Kasat Narkoba AKP Dodik Wibowo.

Selain itu, ketika anggota menyisir 888 dan juga BJBR tidak ditemukan adanya pelanggaran. Temasuk orang yang diduga terindikasi mengonsumsi narkoba. Sehingga, tidak dilakukan tes urine. “Jika memang ada yang diduga terindikasi dan hasilnya positif, maka kami akan langsung tindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas AKP Dodik. (tom/rpd/rf/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/