alexametrics
26 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Perpustakaan Daerah di Kraksaan Kian Nyaman Bagi Penyandang Disabilitas

KRAKSAAN, Radar Bromo – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo yang berloksi di Kraksaan, kini juga nyaman bagi penyandang disabilitas. Apa pasal? Perpustakaan ini ketamahan fasilitas baru, yakni fasilitas buku bacaan dan komputer bicara yang memudahkan para penyandang disabilitas, khususnya mereka yang tuna netra untuk membaca.

Buku bacaan atau buku braille untuk tunanetra ada sekitar 100 buku. Itu terdiri dari buku cerita, pengetahuan dan lainnya. Sedangkan untuk komputer bicara saat ini masih satu. Tetapi, nantinya akan disediakan komputer lebih banyak lagi.

Hestiono, Pustawakan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) mengatakan, adanya fasilitas tersebut guna untuk memfasilitasi para penyandang disabilitas. Sehingga, mereka yang ingin membaca bisa menggunakan fasilitas di perpustakaan tersebut.

LENGKAP: Selain buku braille, di perpustakaan daerah juga ada komputer baca untuk penyandang tunanetra. (Foto M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

“Kami ingin memudahkan para penyadang disabilitas untuk belajar. Karena itu, ada beberapa fasilitas yang ditambahkan. Saat ini baru buku braille dan juga komputer bicara,” ujarnya.

Menurutnya, fasilitas tersebut baru datang pada satu bulan lalu. Setelah fasilitas itu ada, baru pihaknya membuka untuk umum. Terutama bagi mereka yang disabilitas gangguan penglihatan. Itu, karena yang bisa terjangkau saat ini adalah para penyandang disabilitas tuna netra.

Suatu saat, pihaknya akan berupaya untuk melengkapi fasilitas tersebut. Sehingga, semua kaum disabilitas terakomodir dan bisa menggunakan fasilitas yang ada di perpustakaan tersebut.

“Harapannya ke depan kami mampu untuk menyediakan fasilitas lain bagi mereka yang tuna rungu, tuna wicara dan lainnya. Sehingga mereka bisa belajar di perpustakaan daerah juga,” jelasnya.

Sejauh ini, fasilitas untuk disabilitas itu telah dikunjungi oleh mereka yang tuna netra. Ada sekitar 15 orang yang pernah berkunjung. “Sudah banyak. Ini kan baru dibuka dan disambut antusias oleh teman-teman disabilitas,” tandasnya. (sid/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo yang berloksi di Kraksaan, kini juga nyaman bagi penyandang disabilitas. Apa pasal? Perpustakaan ini ketamahan fasilitas baru, yakni fasilitas buku bacaan dan komputer bicara yang memudahkan para penyandang disabilitas, khususnya mereka yang tuna netra untuk membaca.

Buku bacaan atau buku braille untuk tunanetra ada sekitar 100 buku. Itu terdiri dari buku cerita, pengetahuan dan lainnya. Sedangkan untuk komputer bicara saat ini masih satu. Tetapi, nantinya akan disediakan komputer lebih banyak lagi.

Hestiono, Pustawakan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) mengatakan, adanya fasilitas tersebut guna untuk memfasilitasi para penyandang disabilitas. Sehingga, mereka yang ingin membaca bisa menggunakan fasilitas di perpustakaan tersebut.

LENGKAP: Selain buku braille, di perpustakaan daerah juga ada komputer baca untuk penyandang tunanetra. (Foto M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

“Kami ingin memudahkan para penyadang disabilitas untuk belajar. Karena itu, ada beberapa fasilitas yang ditambahkan. Saat ini baru buku braille dan juga komputer bicara,” ujarnya.

Menurutnya, fasilitas tersebut baru datang pada satu bulan lalu. Setelah fasilitas itu ada, baru pihaknya membuka untuk umum. Terutama bagi mereka yang disabilitas gangguan penglihatan. Itu, karena yang bisa terjangkau saat ini adalah para penyandang disabilitas tuna netra.

Suatu saat, pihaknya akan berupaya untuk melengkapi fasilitas tersebut. Sehingga, semua kaum disabilitas terakomodir dan bisa menggunakan fasilitas yang ada di perpustakaan tersebut.

“Harapannya ke depan kami mampu untuk menyediakan fasilitas lain bagi mereka yang tuna rungu, tuna wicara dan lainnya. Sehingga mereka bisa belajar di perpustakaan daerah juga,” jelasnya.

Sejauh ini, fasilitas untuk disabilitas itu telah dikunjungi oleh mereka yang tuna netra. Ada sekitar 15 orang yang pernah berkunjung. “Sudah banyak. Ini kan baru dibuka dan disambut antusias oleh teman-teman disabilitas,” tandasnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/