Disnaker Belum Dapat Putusan Pailit PT Innopeck, Karyawan Pilih Bertahan di Pabrik

GEMPOL, Radar Bromo – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan angkat bicara terkait pailitnya PT. Innopeck di Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol. Meski perusahaan menyatakan pailit, Disnaker belum mengambil sikap. Selain belum mendapat putusan pailit dari Pengadilan Niaga, kewenangan sejatinya ada pada Disnaker Pemprov Jatim.

“Kami sudah turun ke lapangan, namun hanya sebatas untuk pengumpulan bahan keterangan semata. Untuk melangkah terlalu jauh tentunya belum bisa. Apalagi salinan putusan pailitnya juga belum dapat,” ujar kasi penyelesaian perselisihan hubungan industrial Disnaker Kabupaten Pasuruan Ahmad Imam Ghozali saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo via telepon, Rabu (30/10).

Selain itu, ia juga menyebutkan, di lapangan belum ada pencatatan adanya perselisihan hubungan industrial. Di dalamnya terkait bisa munculnya sejumlah item. Di antaranya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan hak-hak normatif lainnya harus diterima oleh para karyawannya. Mengingat di lapangan pabrik sudah tak produksi dan beroperasi lagi, sejak diputuskan pailit pada 14 Oktober silam di Pengadilan Niaga Surabaya.

“Terkait ini, kewenangan kami hanya sebatas memfasilitasi saja. Juga koordinasi dengan pengawas ketenagakerjaan (wasnaker) dari Disnaker Pemprov Jatim,” tuturnya.

Sementara itu, hingga Rabu (30/10) aksi damai serupa kembali digelar di dalam lokasi pabrik oleh ratusan karyawan perusahaan yang mengolah plastik ini. Jawa Pos Radar Bromo bahkan sempat menunggu hingga sore lantaran ada rencana kurator yang datang. Namun kurator yang berencana melakukan pendataan dan pencatatan aset perusahaan, belum juga datang.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan buruh pabrik plastik PT Innopack di Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Selasa (29/10) melakukan aksi damai. Mereka menuntut perusahaan membayar pesangon dan sisa gaji penangguhan. Aksi digelar di dalam pabrik, mulai pagi hingga siang. Sejumlah banner dan poster dipasang di depan gerbang pabrik selama aksi damai. (zal/fun)