alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Diseruduk Bus di Beji, Bapak-Anak asal Beji Luka-luka dan Masuk IGD

BEJI, Radar Bromo – Petaka dialami bapak dan anak asal Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Selasa (29/10) malam, mereka menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Bahkan, mereka sempat terseret bus yang menabraknya. Syukur, nyawa mereka selamat. Namun, mereka tetap terluka dan kini menjalani perawatan di RSUD Bangil. Korban kecelakaan itu adalah Roji, 52 dan putrinya, Nuzulul Fatimah, 27.

Malam itu mereka mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun bernopol N 4831 OY dari arah Pasuruan. Ketika melintas di Jalan Raya Cangkringmalang, Kecamatan Beji, mereka disasak bus Jawa Indah Trans bernopol P 7087 UK.

Sopir bus, Budi Waluyo, 52, warga Perum Griya Mangli Indah, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, itu tidak memperhatikan kendaraan lain di depannya. Akibatnya fatal. Bus itu langsung menyasak motor yang dikemudikan Roji.

“Busnya melaju cukup kencang dari timur. Motor sama-sama dari timur. Tiba-tiba, bus itu langsung menabrak motor di depannya,” ujar warga Desa Cangkringmalang, Sahal.

Tabrakan itu membuat keduanya sempat terseret sejauh 10 meter. Akibatnya, Roji mengalami luka robek di kepala bagian kanan dan tangannya lecet. Anaknya, mengalami luka lecet dan memar pada dahinya serta telinganya berdarah.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim melalui Kanitlantas Polsek Beji Iptu I Gede Sukadana, membenarkan kejadian tersebut. Ia menduga, kejadian itu dikarenakan pengemudi bus kurang berhati-hati. “Akibatnya, bus itu menyebabkan kecelakaan,” ujarnya. (one/rud/fun)

BEJI, Radar Bromo – Petaka dialami bapak dan anak asal Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Selasa (29/10) malam, mereka menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Bahkan, mereka sempat terseret bus yang menabraknya. Syukur, nyawa mereka selamat. Namun, mereka tetap terluka dan kini menjalani perawatan di RSUD Bangil. Korban kecelakaan itu adalah Roji, 52 dan putrinya, Nuzulul Fatimah, 27.

Malam itu mereka mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun bernopol N 4831 OY dari arah Pasuruan. Ketika melintas di Jalan Raya Cangkringmalang, Kecamatan Beji, mereka disasak bus Jawa Indah Trans bernopol P 7087 UK.

Sopir bus, Budi Waluyo, 52, warga Perum Griya Mangli Indah, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, itu tidak memperhatikan kendaraan lain di depannya. Akibatnya fatal. Bus itu langsung menyasak motor yang dikemudikan Roji.

“Busnya melaju cukup kencang dari timur. Motor sama-sama dari timur. Tiba-tiba, bus itu langsung menabrak motor di depannya,” ujar warga Desa Cangkringmalang, Sahal.

Tabrakan itu membuat keduanya sempat terseret sejauh 10 meter. Akibatnya, Roji mengalami luka robek di kepala bagian kanan dan tangannya lecet. Anaknya, mengalami luka lecet dan memar pada dahinya serta telinganya berdarah.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim melalui Kanitlantas Polsek Beji Iptu I Gede Sukadana, membenarkan kejadian tersebut. Ia menduga, kejadian itu dikarenakan pengemudi bus kurang berhati-hati. “Akibatnya, bus itu menyebabkan kecelakaan,” ujarnya. (one/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/