Polisi Selidiki Pembuangan Limbah Pabrik Gula Berujung Maut, Hasilnya..

BANYUANYAR – Kasus pembuangan limbah Pabrik Gula (PG) yang menelan korban, jadi perhatian serius Polres Probolinggo. Selasa (30/10), tim Satreskrim Polres Probolinggo mendatangi dua lokasi pembuangan limbah tersebut.

Baik itu di Dusun Pring Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar maupun Desa Curahsawo, Kecamatan Gending.

Polisi pun melakukan penyelidikan dan olah TKP di lokasi kejadian. Petugas menemukan dugaan kelalaian pihak PG Wonolangan Dringu dan PG Gending.

Pasalnya, pihak PG tidak memperhatikan serius lokasi pembuangan limbah, meski sudah lama pekerjaannya. Terbukti, di lokasi kejadian tidak adanya pagar yang membatasi lokasi pembuangan limbah dan rambu peringatan.

Hal itu disampaikan Kasatreskrim AKP Riyanto. Kasat mengaku pihaknya mendatangi langsung lokasi kejadian limbah karena sudah menelan korban. Bahkan, salah satu korban meninggal akibat luka bakar serius di tubuhnya.

“Kami lakukan olah TKP untuk proses penyelidikan. Baik itu pembuangan limbah PG Dringu maupun Gending. Terutama pembuangan limbah PG Gending di Desa Klenang Lor karena sudah menelan korban jiwa,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Riyanto mengatakan, pihaknya akan menyelidiki langsung dan memproses saat ditemukan pelanggaran. Mulai dari selidiki izin pembuangan limbahnya, tempat, dan lainnya.

Sejauh ini, pihaknya menemukan dugaan kelalaian dari pihak PG. Dimana, PG tidak memperhatikan lokasi pembuangan limbah dengan tidak memasang pagar.

“Meski itu sudah dipihakketigakan, harusnya PG memperhatikan pembuangan limbah itu. Bukan berarti dipihakketigakan, terus PG lepas tangan. Tetap, pengawasan harus melekat di PG,” tegasnya. (sid/rf)