alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Kunjungan Wisatawan di Kab Pasuruan Tertinggi Kedua di Jatim

PASURUAN, Radar Bromo – Selama masa uji coba pembukaan tempat wisata di Kabupaten Pasuruan, kunjungan wisatawan sudah mencapai 47.327 pengunjung. Jumlah ini tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Kabupaten Banyuwangi.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan Gunawan Wicaksono mengatakan, masa uji coba dimulai sejak pertengahan Juni. Disparbud dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur juga mencatat jumlah kunjungan saat uji coba wisata.

“Di Kabupaten Pasuruan, tercatat sampai minggu lalu sudah ada 13 tempat wisata yang diuji coba. Dari jumlah tersebut, tingkat kunjungan mencapai 47 ribu pengunjung,” terangnya.

Dengan jumlah itu, menurut Gunawan, jumlah kunjungan wisatawan ke kabupaten meraih posisi kedua tertinggi se-Jawa Timur. Dari 13 tempat wisata, ada kunjungan 47.327 wisatawan. Sedangkan Kabupaten Banyuwangi dari 22 tempat wisata mencapai 52.050 wisatawan.

Selama masa uji coba itu, semua tempat wisata yang bukan disidak oleh tim. Di Kabupaten Pasuruan, wisata yang sudah disidak yaitu Taman Safari Prigen, Cimory Dairyland, Saygon Waterpark, Kebon Kurma, Tlogo Sewu, dan Kolam Renang Suropati. Lalu, Kebon Pak Budi, Kaliandra Sejati, Foresta Resort, Bukit Flora Tutur, Kebon Raya Purwodadi, dan Negeri Bambu. Ada lagi Pintu Langit yang rencananya dibuka uji coba pada awal Agustus.

TETAP DIPANTAU: Kunjungan sidak protokol kesehatan Satgas Pasiwisata di Red Flower, Kecamatan Puspo, minggu ini. (Foto: Disparbud for Jawa Pos Radar Bromo)

“Lalu minggu ini ada dua lagi yang disidak untuk persiapan penerapan protokol kesehatan. Yaitu, di Red Flower, Puspo dan Bromo Forest di Tosari,” ujarnya.

Dari jumlah kunjungan 47 ribu wisatawan, Gunawan mengatakan, mayoritas kunjungan yaitu ke Taman Safari 2 Prigen. Lalu saat Yadnya Kasada, kunjungan wisatawan juga dicatat walau hanya dikunjungi warga lokal.

“Di tiap tempat wisata, rata-rata masih 40 persen dari total kunjungan. Sebab memang, saat uji coba kunjungan tidak boleh lebih dari 50 persen untuk menghindari kerumunan,” terangnya.

Dan karena masih tahap uji coba, belum semua fasilitas dibuka untuk umum di tempat wisata. Selain itu, masih ada catatan yang harus dibenahi. Misalnya, ketersediaan tempat cuci tangan yang masih kurang dan harus dilengkapi. (eka/hn/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Selama masa uji coba pembukaan tempat wisata di Kabupaten Pasuruan, kunjungan wisatawan sudah mencapai 47.327 pengunjung. Jumlah ini tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Kabupaten Banyuwangi.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan Gunawan Wicaksono mengatakan, masa uji coba dimulai sejak pertengahan Juni. Disparbud dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur juga mencatat jumlah kunjungan saat uji coba wisata.

“Di Kabupaten Pasuruan, tercatat sampai minggu lalu sudah ada 13 tempat wisata yang diuji coba. Dari jumlah tersebut, tingkat kunjungan mencapai 47 ribu pengunjung,” terangnya.

Dengan jumlah itu, menurut Gunawan, jumlah kunjungan wisatawan ke kabupaten meraih posisi kedua tertinggi se-Jawa Timur. Dari 13 tempat wisata, ada kunjungan 47.327 wisatawan. Sedangkan Kabupaten Banyuwangi dari 22 tempat wisata mencapai 52.050 wisatawan.

Selama masa uji coba itu, semua tempat wisata yang bukan disidak oleh tim. Di Kabupaten Pasuruan, wisata yang sudah disidak yaitu Taman Safari Prigen, Cimory Dairyland, Saygon Waterpark, Kebon Kurma, Tlogo Sewu, dan Kolam Renang Suropati. Lalu, Kebon Pak Budi, Kaliandra Sejati, Foresta Resort, Bukit Flora Tutur, Kebon Raya Purwodadi, dan Negeri Bambu. Ada lagi Pintu Langit yang rencananya dibuka uji coba pada awal Agustus.

TETAP DIPANTAU: Kunjungan sidak protokol kesehatan Satgas Pasiwisata di Red Flower, Kecamatan Puspo, minggu ini. (Foto: Disparbud for Jawa Pos Radar Bromo)

“Lalu minggu ini ada dua lagi yang disidak untuk persiapan penerapan protokol kesehatan. Yaitu, di Red Flower, Puspo dan Bromo Forest di Tosari,” ujarnya.

Dari jumlah kunjungan 47 ribu wisatawan, Gunawan mengatakan, mayoritas kunjungan yaitu ke Taman Safari 2 Prigen. Lalu saat Yadnya Kasada, kunjungan wisatawan juga dicatat walau hanya dikunjungi warga lokal.

“Di tiap tempat wisata, rata-rata masih 40 persen dari total kunjungan. Sebab memang, saat uji coba kunjungan tidak boleh lebih dari 50 persen untuk menghindari kerumunan,” terangnya.

Dan karena masih tahap uji coba, belum semua fasilitas dibuka untuk umum di tempat wisata. Selain itu, masih ada catatan yang harus dibenahi. Misalnya, ketersediaan tempat cuci tangan yang masih kurang dan harus dilengkapi. (eka/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/