alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

RSUD dr Moh Saleh Jadi Rujukan Tes Swab, Pemeriksaan Bakal Lebih Cepat

MAYANGAN, Radar Bromo – Pemeriksaan pasien korona di Kota Probolinggo dipastikan akan lebih cepat. Sebab, kini RSUD dr Mohamad Saleh ditunjuk sebagai rumah sakit pemeriksaan Covid-19 di Jawa Timur.

RSUD dr Mohamad Saleh ditunjuk bersama tiga rumah sakit lain. Yaitu, RS Lavalette Malang, RSUD dr Iskak Tulungagung, dan RSUD Bangil, Pasuruan.

“Dengan adanya alat tes swab ini, dipastikan pemeriksaan lab pasien korona juga akan lebih cepat. Dampaknya proses tracing juga akan lebih cepat,” ujar dr Abraar HS Kuddah, Plt direktur RSUD dr Mohamad Saleh, Sabtu (30/5).

Saat ini, alat tes swab yang dimiliki RSUD dr Mohamad Saleh ada dua jenis. Yaitu, Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dan Tes Cepat Molekuler Polymerase Chain Reaction (TCM-PCR). RT-PCR memiliki akurasi lebih tinggi daripada TCM-PCR.

“TCM-PCR ini digunakan untuk memeriksa pasien ODP, PDP, dan confirmed. Hal ini karena alat ini disubsidi oleh pemerintah untuk memeriksa pasien,” ujarnya.

Sebaliknya, RT-PCR ini tidak mendapat subsidi, sehingga penggunaannya pun berbayar. RT-PCR ditujukan kepada masyarakat yang ingin melakukan tes swab secara mandiri. Penggunaan RT-PCR dikenakan biaya kisaran Rp 1,75 juta sampai Rp 1,8 juta.

“Sekarang ini kan untuk naik bus atau pesawat harus ada ketentuan melampirkan surat sudah rapid test atau swab. Surat rapid test hanya berlaku tiga hari, kalau swab tujuh hari. Ini ketentuan dari Kementerian Perhubungan. Bagi masyarakat yang ingin melakukan swab mandiri, maka alatnya menggunakan RT-PCR,” jelasnya.

Saat ini sudah ada beberapa rumah sakit yang mengajukan uji tes swab ke RSUD dr. Mohamad Saleh. Seperti dari Kabupaten Probolinggo sebanyak 15 sampel dan Kabupaten Bondowoso 5 sampel.

Hasilnya, sudah dikirimkan. Dengan alat ini pemeriksaan tes swab lebih cepat. Sehingga, diharapkan bisa memangkas waktu perawatan pasien,” ujarnya.

“Kami bersyukur alat ini bisa ada di Kota Probolinggo. Ini tidak lepas dari dukungan Pemkot dan Forkopimda, sehingga bisa tersedia alat pemeriksaan swab,” tambahnya.

Cepatnya proses pemeriksaan swab ini juga bisa dirasakan dari informasi pasien Covid-19 yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo. Kemarin (30/5) ada tambahan satu pasien positif korona dari Kelurahan Kebonsari Wetan.

Sebelumnya, pasien tersebut berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Sehingga, sampai Sabtu (30/5) ada 17 pasien positif korona, dan 11 orang dinyatakan sembuh. Lalu, 5 orang masih dirawat dan 1 orang meninggal dunia. (put/hn/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.