Waduh, Call Center 112 Kab Probolinggo Kerap jadi Bahan Candaan

KRAKSAAN, Radar Bromo– Call Center 112 milik Pemkab Probolinggo beberapa hari terakhir dibuat mainan okeh oknum masyarakat yang tidak bertanggungjawab. Pasalnya, call center yang berfungsi sebagai bantaun darurat itu sering mendapat panggilan tetapi kabar bohong alias hoax.

Hal itu diungkap Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat Ahmad Aruman. Menurutnya, beberapa hari terakhir ini, pihaknya sering mendapatkan panggilan permintaan bantuan. Namun, ketika didatangi kelokasi yang disebutkan tidak ada kejadian apa-apa.

Karena itu, lantas pihaknya kembali dengan tanpa melakukan apa apa ketika menerjunkan petugas untuk ke lokasi. “Iya begitu. Jadi ada telpon masuk katanya terjadi kebakaran. Kemudian kami datangi lokasi tetapi tidak ada apa apa, ” katanya.

Pria yang akrab disapa Aruman itupun tidak ingin hal itu terulang. Katanya, kedepan pihaknya akan bekerjasama dengan pihak kepolisian dan Dinas Kependudukan dan Cacatatan Sipil (Dispenduk Capul). Tujuannya, untuk mendeteksi siapa saja uang melakukan panggilan hoax itu.

“Jika ketahuan nanti akan kami tidak. Sehingga tidak sembarangan melakukan panggilan yang seharusnya bersifat penting, ” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar selalu bijak dalam menggunakan layanan 112. Sehingga, tidak memberikan informasi hoax dan merugikan petugas.

Menurutnya pula, masyarakat yang memberikan informasi hoax akan dikenakan UU RI Nomor 11/2008 tentang ITE. “Itu secara tegasnya. Sehingga tidak disalahgunakan, ” ungkapnya.

Masyarakat tetap bisa menghubungi call center 112, bila mengetahui insiden yang berkaitan dengan permasalahan publik. “Ketika dipanggil kami akan langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan, ” tandasnya. (sid/fun)