alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Ada 137 Pelamar CPNS di Pemkot Pasuruan yang Ajukan Sanggahan, 119 Tetap Tak Lulus

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkot Pasuruan mengajukan sanggahan atas penetapan hasil verifikasi administrasi. Namun, sanggahan ratusan pelamar itu ditolak dan tetap dinyatakan tidak lulus. Hanya belasan pelamar yang dinyatakan lulus.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pasuruan Mokhamad Faqih menjelaskan, selama tiga hari ada 137 pelamar CPNS yang menyanggah hasil verifikasi karena dinyatakan tidak lulus. Selanjutnya, panitia seleksi melakukan verifikasi ulang. “Pelamar yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus, kemudian lulus sebanyak 18 orang,” ujarnya.

Selain itu, ada juga tiga pelamar yang sebelumnya sudah dinyatakan lulus, namun akhirnya dinyatakan tidak lulus. Ketiga pelamar itu dinyatakan tidak lulus karena persyaratannya tidak terpenuhi. Dua di antaranya terganjal persoalan pendidikan. Seorang lainnya tidak lulus karena surat lamaran ditujukan kepada Bupati Pasuruan. “Dari seluruh pelamar yang mengajukan sanggahan, ada 119 sanggahan yang tidak diterima. Artinya, statusnya tetap tidak lulus,” jelas Faqih.

Dengan diterimanya sanggahan 18 pelamar itu, jumlah pelamar CPNS yang lulus juga bertambah. Pada verifikasi administrasi, panitia seleksi telah menetapkan 2.324 pelamar yang lulus. Dengan tambahan 18 orang itu, jumlah pelamar CPNS yang lulus menjadi 2.342. “Pelamar yang dinyatakan lulus bisa mengikuti seleksi kompetensi dasar,” ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya juga belum memastikan kapan dilaksanakannya seleksi kompetensi dasar itu. “Nanti akan ada pemberitahuan lebih lanjut kepada pelamar melalui website BKD. Diperkirakan pada bulan Februari 2020,” jelasnya. (tom/rud/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkot Pasuruan mengajukan sanggahan atas penetapan hasil verifikasi administrasi. Namun, sanggahan ratusan pelamar itu ditolak dan tetap dinyatakan tidak lulus. Hanya belasan pelamar yang dinyatakan lulus.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pasuruan Mokhamad Faqih menjelaskan, selama tiga hari ada 137 pelamar CPNS yang menyanggah hasil verifikasi karena dinyatakan tidak lulus. Selanjutnya, panitia seleksi melakukan verifikasi ulang. “Pelamar yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus, kemudian lulus sebanyak 18 orang,” ujarnya.

Selain itu, ada juga tiga pelamar yang sebelumnya sudah dinyatakan lulus, namun akhirnya dinyatakan tidak lulus. Ketiga pelamar itu dinyatakan tidak lulus karena persyaratannya tidak terpenuhi. Dua di antaranya terganjal persoalan pendidikan. Seorang lainnya tidak lulus karena surat lamaran ditujukan kepada Bupati Pasuruan. “Dari seluruh pelamar yang mengajukan sanggahan, ada 119 sanggahan yang tidak diterima. Artinya, statusnya tetap tidak lulus,” jelas Faqih.

Dengan diterimanya sanggahan 18 pelamar itu, jumlah pelamar CPNS yang lulus juga bertambah. Pada verifikasi administrasi, panitia seleksi telah menetapkan 2.324 pelamar yang lulus. Dengan tambahan 18 orang itu, jumlah pelamar CPNS yang lulus menjadi 2.342. “Pelamar yang dinyatakan lulus bisa mengikuti seleksi kompetensi dasar,” ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya juga belum memastikan kapan dilaksanakannya seleksi kompetensi dasar itu. “Nanti akan ada pemberitahuan lebih lanjut kepada pelamar melalui website BKD. Diperkirakan pada bulan Februari 2020,” jelasnya. (tom/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/