Pemkab Probolinggo di-PHP Investor Pantai Bentar, Sudah Setahun Tak Ada Kabar

SEMPAT DILIRIK: Wisatawan selfie keindahan Pantai Bentar di Gending. Sempat ada investor asal Amerika yang berniat mengembangkan wisata ini, namun sampai saat ini tak ada kabar. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GENDING, Radar Bromo – Setahun lebih sudah, rencana investor dari Amerika Serikat nyatakan tertarik kembangkan wisata di Kabuapten Probolinggo. Sayangnya, hingga saat ini belum ada kabar lebih lanjut soal keseriusan pihak investor kembangkan wisata pantai Bentar yang berlokasi di Kecamatan Gending tersebut.

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Budaya (Dispora Parbud) Kabupaten pun menilai investor tersebut hanya PHP (pemberi harapan palsu). Apa pasal? Lantaran hingga saat ini tak ada tindak lanjut, sekalipun itu memberi kabar.

Kepala Dispora Parbud Kabupaten Probolinggo, Sugeng Winarto saat dikonfirmasi mengatakan, soal adanya investor yang tertarik kembangkan wisata pantai Bentar, tidak ada lanjutan. Padahal, pihaknya sudah berusaha memfasilitasi dan membuka lebar-lebar pintu bagi para investor.

”Tidak ada kabar lebih lanjut lagi mas soal investor itu. kayaknya investor tidak serius, hanya PHP,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (29/10).

Sugeng menjelaskan, terakhir komunikasi dengan investor asal Amerika itu, saat Tim Stern Resources (SR) investor Amerika Serikat, kembali datang pada April 2019 lalu. Saat itu, Wakil Bupati (Wabup) menemui langsung tim SR Investor tersebut. Bahkan sudah menegaskan, supaya tim investor tidak memberi PHP (pemberian harapan palsu).

Oleh karena itu, diminta investor segera merealiasikan satu item soal pengembangan wisata pantai Bentar tersebut. ”Tapi ternyata sampai sekarang tidak ada lanjut dan tidak ada kabarnya lagi,” ujarnya.

Dengan kondisi itu dikatakan Sugeng, pihaknya tidak terlalu berharap pada investor tersebut. Meski begitu pihaknya membuka lebar-lebar pada semua investor untuk bisa masuk dan bersama-sama kembangkan wisata di Kabupaten Probolinggo. ”Kami berharap ada pihak investor lainnya untuk masuk dan bisa bekerjasama,” harapnya. (mas/fun)