alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Penahanan Ijazah di Tempat Kerja, Ini Kata Dewan

MAYANGAN – Masih adanya kasus penahanan ijazah oleh eks tempat karyawan bekerja, jadi sorotan DPRD Kota Probolinggo. Komisi III DPRD Kota Probolinggo menyayangkan masih adanya perusahaan yang menahan ijazah karyawan. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan Peraturan Ketenagakerjaan.

“Tidak hanya koperasi itu saja, tapi beberapa perusahaan yang cukup besar juga menahan ijazah,” ujar Agus Rianto, ketua Komisi III saat dimintai tanggapan terkait koperasi yang menahan ijazah karyawan.

Menurut Politisi PDIP ini, ada sejumlah alasan dari perusahaan untuk menahan ijazah. Di antaranya mencegah karyawan berpindah ke perusahaan lain. “Padahal, ada alternatif lain bagi perusahaan. Misalnya dengan melakukan perjanjian kerja bersama (PKB, Red) antara perusahaan dan karyawan,” ujarnya.

Dalam PKB tersebut, bisa diatur tentang masa kerja karyawan. Selain itu, juga karyawan hendaknya keluar dnegan cara yang baik-baik. “Seharusnya dibuat kesepakatan saja antara karyawan dengan pekerja. Kesepakatan itu diatur dalam perjanjian kerja bersama,” ujarnya.

Diketahui, Fendik Edi Hariyanto, 22, warga Jalan KH. Hasan Genggong, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat, Senin (29/10). Kedatangan Fendik ke Disnaker, untuk mengeluhkan ijazahnya yang ditahan eks perusahaan tempat dia bekerja. (put/rf)

MAYANGAN – Masih adanya kasus penahanan ijazah oleh eks tempat karyawan bekerja, jadi sorotan DPRD Kota Probolinggo. Komisi III DPRD Kota Probolinggo menyayangkan masih adanya perusahaan yang menahan ijazah karyawan. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan Peraturan Ketenagakerjaan.

“Tidak hanya koperasi itu saja, tapi beberapa perusahaan yang cukup besar juga menahan ijazah,” ujar Agus Rianto, ketua Komisi III saat dimintai tanggapan terkait koperasi yang menahan ijazah karyawan.

Menurut Politisi PDIP ini, ada sejumlah alasan dari perusahaan untuk menahan ijazah. Di antaranya mencegah karyawan berpindah ke perusahaan lain. “Padahal, ada alternatif lain bagi perusahaan. Misalnya dengan melakukan perjanjian kerja bersama (PKB, Red) antara perusahaan dan karyawan,” ujarnya.

Dalam PKB tersebut, bisa diatur tentang masa kerja karyawan. Selain itu, juga karyawan hendaknya keluar dnegan cara yang baik-baik. “Seharusnya dibuat kesepakatan saja antara karyawan dengan pekerja. Kesepakatan itu diatur dalam perjanjian kerja bersama,” ujarnya.

Diketahui, Fendik Edi Hariyanto, 22, warga Jalan KH. Hasan Genggong, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat, Senin (29/10). Kedatangan Fendik ke Disnaker, untuk mengeluhkan ijazahnya yang ditahan eks perusahaan tempat dia bekerja. (put/rf)

MOST READ

BERITA TERBARU

/