Langkah Persekabpas Junior ke 8 Besar Kandas Karena Ini

PASURUAN – Jika Persekap Junior berhasil tembus 8 besar, kondisi berbeda justru dialami Persekabpas Junior. Langkah Laskar Sakera Junior yang tergabung di grup S, harus kandas. Ini lantaran di laga terakhir antara Asifa FC dengan PSBI Blitar, berakhir dengan kemenangan untuk tuan rumah.

Skor di babak tersebut juga sangat mencolok. Sebab, tuan rumah Asifa, berhasil menang telak 10 gol tanpa balas. Alhasil, dari segi gol, Asifa lebih banyak jika dibandingkan Persekabpas yang hanya mencetak 3. Dengan begitu, tim di grup S yang berhak melaju ke babak 8 besar adalah Asifa FC.

Kabar kemenangan Asifa disampaikan Achmad Syaiful Amri, asisten pelatih Persekabpas Junior. Dia pun cukup terkejut lantaran Asifa FC, berhasil menang telak hingga 10-0.

“Cukup kaget juga. Entah apakah laga itu fair atau tidak. Yang jelas, kami tersingkir,” beber Tepong, panggilan Achmad Syaiful Amri.

Wajar saja Tepong curiga dengan skor akhir laga yang digelar di lapangan Arhanud, Karangploso, Kabupaten Malang. Sebab, Asifa FC menjadi tuan rumah. Dan ketika Persekabpas Junior hanya meraih seri 0-0 saat melawan Asifa, pihaknya melihat ada keberpihakan wasit.

“Beberapa kali pemain kami dinyatakan off side. Bahkan gol kami di menit 80 dianulir,” terang Tepong.

Atas kekalahan tersebut, dipastikan Persekabpas Junior kandas. Manajemen pun jelas kecewa.

Namun manajemen memuji para pemain, yang sejauh ini sudah berupaya. Kemungkinan, para pemain yang saat ini membela Laskar Sakera Junior, 90 persen masih bisa masuk ke dalam tim untuk kompetisi musim depan.

“Rata-rata usia anak-anak 16 tahun. Masih ada kesempatan di tahun depan. Untuk langkah selanjutnya, kami belum tahu dan menunggu manajemen,” beber Tepong. (fun)