PDP di Pohjentrek Meninggal usai Dirawat di RS Sepekan, Pasien Terinfeksi HIV-AIDS

POHJENTREK, Radar Bromo– Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia, bertambah. Ini setelah PDP asal Pohjentrek, Kabupaten Pasuruanmeninggal dunia, Sabtu (30/5) pagi. PDP ini sudah sempat dirawat di RSUD Bangil seminggu dengan keluhan sesak nafas.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, PDP ini merupakan laki-laki berusia 52 tahun, warga Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Dia meninggal pagi pukul 06.15.

Pasien ini sudah berstatus PDP sejak tanggal 23 Mei dan masuk RSUD Bangil dengan keluhan sesak nafas. Setelah didiagnosa, pasien ini juga memiliki pneumonia dan HIV/AIDS. “Ketika dirapid hasilnya negatif. Tapi dari gambaran klinis dan foto rontgen ada infeksi virus dan HIV,” terangnya.

Pasien ini sudah dirawat di ruang isolasi RSUD Bangil kurang lebih seminggu. Namun kondisi pasien ini terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia. Karena merupakan PDP Covid-19, petugas dari Puskesmas Pohjentrek langsung melakukan pemulasaran jenazah sesuai protokol yang ditetapkan.

“Pasien yang bersangkutan ini hidup sendiri di Warungdowo, dan Alhamdullah dari keluarga dan warga sekitar juga turut membantu hingga pemakaman selesai dilaksanakan,” terangnya.

Sehingga tercatat sampai kemarin, sudah sebanyak 24 PDP warga Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia. Sampai kemarin, penambahan PDP bertambah 2 orang dari Kecamatan Gempol. Sehingga total PDP saat ini mencapai 137 orang.

Selain itu, kemarin ada 2 PDP yang dinyatakan sembuh yaitu laki-laki, 56, dari Purwosari dan 1 laki-laki,44, dari Wonorejo. Dua PDP yang sembuh ini pernah kontak erat dari pasien teronfirmasi Covid-19 di Purwosari.

“Dua PDP ini merupakan rekan kerja pasien positif Covid-19 yang bekerja di perusahaan rokok di Purwosari. Dari hasil swab test yang dilakukan 2 kali hasilnya negatif,” terangnya.

Per Sabtu (30/5), tidak ada penambahan jumlah pasien positif Covid-19. Sehinga total positif covid-19 tetap 80 orang. Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 274 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 223 orang. (eka/fun)