Mau Nyalip, Dua Warga Condong Tewas usai Tabrak Mobil

OLAH TKP : Personel Satlantas Polres Probolinggo melakukan olah TKP kejadian kecelakaan di Desa Satreyan, Kecamatan Maron, Sabtu (30/5). Inset: Korban saat dievakuasi ke puskesmas Condong sebelum meninggal dunia. (Foto : Satlantas Polres Probolinggo)

Related Post

MARON, Radar Bromo – Nasib nahas menimpa  Zainullah, 44, dan Syafi’a, 44. Keduanya yang diketahui berasal dari Dusun  Krajan 2, Desa Condong, Kecamatan Gading, mengalami kecelakaan, Sabtu (30/5) pagi. Keduanya akhirnya megregang nyawa.

Mereka mengalami kecelakaan saat mendahului kendaraan yang berada didepannya. Saat itu terjadi serempetan dan tertabrak mobil yang melaju berlawanan. Kendati sempat mendapatkan pertolongan medis namun nyawa keduanya tak dapat tertolong.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30. Saat itu keduanya mengendarai sebuah motor bernopol N 4966 NR yang dikemudikan Zainullah. Sementara Syafi’a berada di  boncengan. Motor mereka melaju dari arah selatan ke Utara yakni Desa Condong ke Desa Satreyan.

Sesampainya di ruas Jalan Desa Satreyan, bersamaan melaju sebuah motor yang belum diketahui identitasnya. Lantas korban kemudian hendak mendahului motor tersebut. Namun karena haluan yang diambil oleh korban kurang aman, kemudian terjadilah serempetan. Sehingga hilang kendali kearah kanan.

“Korban berboncengan, hendak menyalip motor didepannya namun haluan kurang aman sehingga terjadi serempetan kedua motor tersebut,” ujar Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Purwanto Sigit Raharjo.

Nahasnya, ketika Zainullah dan Syafi’a terpelanting ke arah kanan jalan, juga melaju sebuah minibus bernopol N 1359 MN dari arah berlawanan yakni arah utara menuju selatan. Minibus itu dikemudikan Alif Fadillah Zam Zam, 22, bersama dua penumpang lainnya yang berada di dalam mobil.

“Terpelanting ke arah kanan, dan kemudian ada minibus melaju dari arah yang berlawanan. Sehingga tabrakan tak dapat dihindarkan,” terangnya.

Akibatnya, kedua korban terpental dan mengalami luka. Melihat luka yang dialami oleh korban cukup berat, warga kemudian membawa ke Puskesmas Condong untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun saat proses penanganan medis, nyawa keduanya tak dapat tertolong.

“Akibat dari kejadian tersebut kedua korban mengalami luka. Sehingga dibawa ke Puskesmas, namun karena lukanya cukup parah korban meninggal dunia saat dilakukan pertolongan medis,” jelasnya. (ar/fun)