LPA Desak Polisi Usut Kasus Balita Tenggelam di Kolam Renang di Pandaan

BANGIL, Radar Bromo – Kasus tewasnya balita, Azzam Maulana, 3, setelah tenggelam di kolam renang LPS, Dusun Tenggulunan, Desa Tunggulwulung, Kecamatan Pandaan, mencuri perhatian Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Pasuruan. Pihak LPA pun meminta kepolisian untuk mengusut kasus tersebut.

Pengusutan tersebut bukan tanpa alasan. Ini, untuk memastikan ada atau tidaknya kelalaian dari pihak kolam renang. Sehingga, kasus serupa tidak sampai terulang.

“Kami mendatangi Polres Pasuruan untuk mendorong kepolisian supaya melakukan pengusutan atas kasus tenggelamnya bocah di kolam renang, Tunggulwulung, Kecamatan Pandaan,” kata Daniyal Effendi, wakil ketua LPA Kabupaten Pasuruan.

Menurut Daniyal, kasus tenggelamnya bocah itu tidak boleh disepelekan. Harus ada tindak lanjut dari pihak kepolisian. Supaya kejadian serupa tidak sampai terulang.

TKP: Kolam LPS Desa Tunggulwulung, Kecamatan Pandaan lokasi tenggelamnya balita asal Surabaya. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)

 

“Jangan sampai kasus serupa terulang. Harus ditelusuri, apa yang menyebabkan bocah tersebut sampai tenggelam. Bukankah di kolam renang biasanya ada petugas yang mengawasi. Jadi, bagaimana sampai itu bisa terjadi,” sambungnya.

KBO Satreskrim Polres Pasuruan Iptu Kusmani mengungkapkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Tidak hanya dari pihak keluarga korban asal Surabaya, tetapi juga petugas kolam renang.

“Penyelidikan tengah dilakukan. Pihak Polsek Pandaan yang melakukan penanganan perkara tersebut. Beberapa saksi sudah dipanggil,” timpalnya.

Seperti yang diketahui, hidup Azzam Maulana, 3, sungguh memprihatinkan. Bocah asal Surabaya itu meninggal setelah tenggelam di kolam renang Tunggulwulung. Kejadian itu berlangsung Minggu (27/1).

Kejadiannya bermula saat korban bersama keluarganya mendatangi kolam renang setempat untuk berwisata. Mulanya, korban berenang di kolam dengan kedalaman hanya 30 sentimeter. Namun, ia bergeser ke kolam yang lebih dalam. Sampai akhirnya, ia sempat tenggelam dan ditolong orang yang tengah berenang di tempat itu. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Tapi, nyawanya tak terselamatkan. (one/fun)