3 Warga Gempol dan 1 Warga Purwosari Diamankan Usai Curi Kayu Sono Keling

GEMPOL, Radar Bromo – Tiga warga Desa Wonosunyo, Gempol dan satu warga Desa Sengonagung, Purwosari, harus berurusan dengan hukum. Keempatnya bahkan dikenai tindak hukuman pidana lantaran ketahuan melakukan pencurian kayu di lahan milik Perhutani, Selasa (28/1) malam.

Keempatnya adalah Suliyono, 44, warga Dusun Buluagung, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari. Kemudian Siswanto, 26; Kurniawan, 25; dan Kasiadi, 35, ketiganya asal Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol. Keempat pencuri tersebut kini sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Gempol.

Keempat pelaku tersebut nekat melakukan pencurian kayu jenis sono keling, berjumlah 21 potong dengan kubikasi 0,82 meter kubik. Lokasi pencurian itu berada di petak 20 A1 lahan Perhutani, di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, masuk wilayah RPH Ngoro dan KPH Pasuruan.

“Pelaku empat orang ini turun dari hutan mengendarai pikap dengan muatan kayu sono keling hasil curian. Di tengah perjalanan, kami gerebek dan amankan, setelah sebelumnya tim Buser mendapatkan info dari Polhut,” terang Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

TKP: Lokasi lahan milik Perhutani yang dicuri empat pelaku. (Foto: Rizal Syatori/Radar Bromo)

 

Dalam kasus pencurian kayu ini, kapolsek menyebutkan, total pelakunya ada enam orang. Namun, dua lainnya berhasil kabur mengendarai motor berboncengan, saat penggerebekan berlangsung.

“Untuk dua pelaku lainnya yang kabur, masing-masing identitasnya sudah kami ketahui. Saat ini dalam pengejaran dan belum tertangkap,” katanya.

Barang bukti yang diamankan petugas saat penggerebekan berlangsung di antaranya 21 potong kayu jenis sono keling. Satu unit pikap nopol W 9592 NV, sebilah celurit, satu unit motor Honda Revo, tiga buah HP, dan empat buah gergaji jenis slendang, ikut disita.

Saat ini semua barang buktinya tersebut beserta dengan para pelakunya, diamankan di Mapolsek Gempol. Oleh penyidik unit reskrim polsek setempat dijerat pasal 82 (1) huruf b jo pasal 12 huruf b UU RI 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“Aksi pencuriannya dilakukan komplotan pelaku ini sudah dua kali dilakukan di lokasi yang sama. Pertama sebelum tahun baru, kedua kemarin dan kemudian tertangkap,” ucap Kapolsek. (zal/fun)