Terjerat Sabu, Giliran Perangkat Desa Tegalwatu Tiris Ditangkap

TIRIS – Jumlah perangkat desa di Kabupaten Probolinggo yang ditahan karena terjerat kasus narkoba bertambah. Usai menangkap dua perangkat di wilayah Kecamatan Wonomerto, kali ini Tim Satgas Tindak Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 Polres Probolinggo, kembali mengamankan seorang perangkat desa.

Ia diduga sebagai pemakai sekaligus pengedar narkoba jenis sabu. Penangkapan itu dilakukan Senin (28/1) malam di rumah pelaku. Saat itu, pelaku sedang mengonsumsi sabu.

Perangkat desa itu adalah Nawawi, 43, warga Dusun Karang Rejo, Desa Tegalwatu, Kecamatan Tiris. Nawawi dibekuk di dalam rumahnya. Kini, ia mendekam di tahanan Mapolres Probolinggo untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Tersangka diamankan karena diduga mengedarkan, memiliki, dan menguasai narkoba jenis sabu,” kata Kasat Reskoba Polres Probolinggo AKP Suherly Sanjaya. Penangkapan terhadap tersangka Nawawi ini merupakan hasil ungkap kasus.

Polisi kemudian menggerebek pelaku pukul 21.00, saat tengah mengonsumsi sabu di dalam kamarnya. Nawawi tidak memberikan perlawanan saat ditangkap.

Usai dibekuk, polisi menggelandang pelaku ke Mapolres. Saat diperiksa, tersangka mengakui perbuatannya. Pelaku berdalih belum lama menjadi pemakai.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka di antaranya, 1 plastik klip yang berisi sabu seberat 0,28 gram beserta pembungkus plastik klipnya, 5 plastik klip, 2 buah pipet kaca, dan 1 buah bong alat hisap. Kemudian, uang tunai Rp 250 ribu, 3 sedotan panjang modifikasi, 4 sedotan pendek modifikasi scrub, dan 2 buah cotton bud atau pembersih telinga.

Pria yang akrab disapa Herly itu tidak menampik jika status tersangka merupakan perangkat desa di Desa Tegalwatu, Kecamatan Tiris. Namun, pihaknya tetap memproses dan menahannya. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu, Camat Tiris Abdul Ghafur mengaku sudah mendengar informasi tersebut. Namun, pihaknya masih akan mengklarifikasi informasi tersebut pada kepala Desa Tegalwatu.

Jika memang benar, proses hukum diserahkan sepenuhnya pada pihak berwajib. “Kami sudah dengar, tapi belum tahu pastinya. Tapi, proses hukum diserahkan pada Polres,” ujarnya.

Sebelumnya, Satgas Tindak Ops Tumpas Narkoba Semeru 2019 Polres Probolinggo berhasil mengembangkan kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dengan tersangka sopir pikap. Sabtu lalu (26/1), dua perangkat desa dibekuk di lokasi berbeda atas kasus peredaran sabu-sabu.

Kedua tersangka itu adalah Muhed, 48, perangkat Desa Sepuh Gembol, Kecamatan Wonomerto dan Didik Hardiyanto, 30, perangkat Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto. (mas/mie)