alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Lokasi Tambang Ilegal di Wonosari-Gempol Sepi saat Disidak, Satpol PP Hanya Temukan Alat Berat

GEMPOL – Aparat Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Selasa (29/1) menggelar sidak di sebuah lahan yang ada di Dusun Wonolilo, Desa Wonosari, Kecamatan Gempol. Sidak itu dilakukan lantaran ada laporan bahwa ada kegiatan tambang yang disinyalir tak berizin.

HANYA OPERATOR: Alat berat yang ditemukan di lokasi tambang. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Sayang, saat sampai di lokasi tambang, aparat penegak perda yang didampingi kasi trantib Kecamatan Gempol dan Kades Wonosari, tidak menemukan aktivitas apapun. Di lahan seluas sekitar 4 hektare tersebut, petugas hanya menemukan satu alat berat jenis backhoe, serta ayakan pasir manual.

Saat tiba di lokasi, petugas dibuat tercengang lantaran lahan digunakan untuk tambang. Bahkan sisa galian yang sudah dikeruk, di sisi sebelah selatan dengan ketinggian kerukan 6-7 meter. Pada bagian bawahnya tergenang air hujan, layaknya sebuah kolam atau waduk kecil.

“Di lokasi ini, lahan yang sudah ditambang 4.000-6.000 meter persegi. Teknik tambangnya tegak lurus, ketinggian atau ke dalam urukan lumayan dalam atau tinggi,” jelas Ubadillah, Plt Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP.

Jika dilihat dari lokasi, aktivitas penempatan alat berat yang disembunyikan. Sebab dari kejauhan atau jalan desa tidak kelihatan. Satpol PP memastikan lahan tersebut merupakan tambang ilegal karena tidak berizin atau ilegal.

“Semestinya, selain berizin juga harus dilengkapi pula dengan dokumen UPL dan UKL-nya. Termasuk izin lingkungan yang dikeluarkan oleh daerah, sesuai Perda 8/2016 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup,” imbuhnya.

Saat sidak berlangsung, di lapangan sepi aktivitas tambang. Tim hanya temui satu orang operator alat berat, sedang istirahat di sebuah gubuk. “Pemilik lahan dan juga alat beratnya sedang kami telusuri, Kamis kami panggil ke Mako di Raci untuk klarifikasi seputar izin-izinnya. Jika tidak mampu menunjukkan, maka akan aktivitasnya dihentikan,” kata Ubaid sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kades Wonosari Damanhuri menyebutkan kegiatan pertambangan di lokasi ini sudah berjalan sekitar enam bulan terakhir. Aktivitas tambang tidak setiap hari, namun intensif dilakukan dalam beberapa hari terakhir di pekan ini.

Sepengetahuannya, pemilik lahan warga luar desa ini. Untuk alat beratnya milik pengusaha asal Prigen. “Kami di Pemdes dan warga lainnya di dusun ini tidak bisa berbuat banyak. Tentunya lega sudah disidak tim dari Satpol PP. Dulunya hanya pemerataan lahan saja, tapi lama kelamaan ada pengerukan dan material diangkut keluar,” ungkapnya.

Secara terpisah, operator alat berat yang menolak disebutkan namanya ia enggan berkomentar banyak. Di lapangan hanya bertugas mengoperasikan alat berat saja. (zal/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.