Batal Revitalisasi Pasar Kebonagung, Pemkot Ganti dengan Perbaikan Ini

PERLU REVITALISASI: Bangunan di Pasar Kebonagung untuk pedagang. Setelah rencana revitalisasi batal, pemkot mengajukan rehab minor untuk perbaikan kecil pasar. (Mokhammad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO – Setelah gagal merevitalisasi Pasar Kebonagung, Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengajukan anggaran untuk rehab minor pasar ini. Rehab tersebut bakal dibiayai sepenuhnya melalui perubahan APBD (P-APBD) 2018.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan Muallif Arif mengungkapkan, pihaknya mengajukan anggaran sebesar Rp 197.550.000 untuk merehab Pasar Kebonagung. Pasalnya, kondisi pasar mulai memprihatinkan.

“Awalnya kami merencanakan rehab dialokasikan melalui dana alokasi khusus (DAK). Ternyata kan gagal, makanya kami ajukan melalui P-APBD 2018,” ungkapnya.

Ayik -sapaan akrabnya- menjelaskan, anggaran ratusan juta ini diperuntukkan perbaikan pagar keliling pasar dan pengecetan ulang pagar. Selain itu, pihaknya juga berencana untuk memperbaiki sejumlah saluran yang mulai mampet.

Pihaknya masih menunggu pengesahan P-APBD 2018 untuk melaksanakan rehab. Karena anggaran rehab ini berada di bawah Rp 200 juta, maka rehab nantinya melalui penunjukan langsung. Ditargetkan rehab ini bakal mulai terlaksana sekitar November mendatang.

“Rehab ini juga atas permintaan dari pedagang setempat. Mereka mengaku tidak nyaman dengan kondisi pasar yang mulai rusak,” jelas Ayik.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kebonagung Ridho Wijaya menyambut positif rencana rehab Pasar Kebonagung. Rehab ini diharapkan membuat wajah pasar semakin bagus, sehingga pembeli betah berlama-lama untuk berbelanja.

“Mudah-mudahan ke depannya pemkot terus memperhatikan kondisi Pasar Kebonagung. Kalau bisa sejumlah los dan kios yang mulai rusak juga diperbaiki,” terang Ridho. (riz/fun)