Pulang Haul, Becak Tabrak Panther di Rembang, Satu Tewas dan 4 Terluka

REMBANG, Radar Bromo – Perjalanan pulang M. Edi Saputra, 11, warga Sungiwetan, Kecamatan Pohjentrek, bersama rekan-rekannya, berakhir duka. Ia meninggal dunia, setelah becak yang ditumpangi, menabrak Panther yang melaju dari arah berlawanan.

Insiden nahas itu berlangsung Minggu (28/7) sekitar pukul 22.00. Bermula saat ia dan empat rekannya, baru saja mengikuti haul 100 harinya Kyai Suwari di Masjid Rembang. Keempatnya mengendarai becak. Becak tersebut dikayuh M. Rozil Gufron, 14, warga Sumberglagah, Kecamatan Rembang. Sementara tiga rekannya yang lain, M. Amirudin, 11, Nukman, 11 dan Abdul Gofar, 11, warga Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, berada di kursi penumpang.

“Mereka pulang haul larut malam. Sempat dilarang oleh warga, karena sudah terlalu malam. Tapi mereka tetap nekat untuk pulang,” kata Camat Rembang, Iyo Ashari.

Diduga, pengayuh becak kurang konsentrasi. Ada yang menyebut, kalau mereka bergurau. Sehingga, membuat laju becak menjadi tak imbang. Petaka akhirnya benar-benar terjadi, ketika mereka baru saja masuk jalan raya Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang. Ketika itu, becak yang dikayuh Rozil Gufron, oleng ke jalur berlawanan.

Ironisnya, saat bersamaan muncul, sebuah mobil Isuzu Panther nopol N 1630 BZ yang dikemudikan Mahmud, 42, warga Krajan, Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo. Mobil tersebut tak kuasa menghindar. Sehingga, langsung menabrak becak rombongan pelajar tsanawiyah di wilayah Rembang tersebut.

Tabrakan keras itu, membuat pengayuh becak dan penumpangnya terpental. Mereka mengalami luka-luka. Rozil Gufron mendertia luka robek pada dagunya. Sementara Amirudin, Nukman dan Abdul Gofar, menderita luka lecet pada tangan dan kakinya.

Sedangkan Edi Saputra, menderita luka paling parah. Ia mengalami patah tulang pada bagian dada hingga membuatnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kaposlantas PIER, Aiptu Abdillah menyampaikan, seluruh korban kemudian dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan penanganan. “Korban atas nama Edi Saputra, meninggal dunia di lokasi kejadian. Ia dibawa ke RSUD Bangil bersama dengan teman-temannya,” jelasnya. (one/fun)