alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Berawal Tangkap Pencuri Burung, Polisi Ungkap Komplotan Pencuri Motor

KRUCIL, Radar Bromo – Berkat penangkapan terhadap pencuri burung, Polsek Krucil, berhasil mengungkap aksi komplotan pencurian motor. Pihak kepolisian kini terus melakukan pengembangan atas tiga tersangka yang telah diamankan, lantaran diduga komplotan ini masih memiliki jaringan.

Iptu Mahfud, Kamit Reskrim Polsek Krucil mengatakan, Rabu (24/7) lalu, sekitar pukul 23.00, pihaknya mengungkap kasus pencurian burung merpati di Desa Sumberduren, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Tersangkanya yaitu Ali, warga Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris.

“Pelaku telah melakukan pencurian burung merpati balap milik Jesey, warga Sumberduren. Setelah kami amankan, kami bawa ke polsek untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Saat diperiksa penyidik, pelaku mengaku telah melakukan pencurian lain. Yaitu sebuah motor di desa yang sama. Itu dilakukan Senin (14/7) lalu. Pelaku juga mengakui bahwa melakukan pencuriam tidak sendirian. Melainkan ada pelaku lain.

“Selain mengakui telah melakukan pencurian, pelaku juga mengakui nama rekannya. Karena itu kami langsung bertindak,” tandasnya.

Tak butuh waktu lama untuk polisi untuk mengungkap kasus ini. Polisi kemudian menangkan Misli, warga Sumberduren dan Rahman, warga Tembelang. Keduanya diamankan dirumahnya karena disebut ikut melakukan aksi kejahatan pencurian motor di Sumberduren milik Kasim.

“Keduanya mengakui bahwa melakukan aksi pencurian. Untuk Misli itu pelaku pencurian bersama Ali. Sedangkan untuk Rahman adalah penadahnya,” ungkapnya.

Selain berhasil mengamankan pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti. Yaitu berupa 2 ekor merpati balap dan 1 sepeda motor Yamaha Jupiter. Ketiga pelaku dan barang buktinya diamankan di Mapolsek Krucil.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku kami tahan di polsek,” jelasnya. (sid/fun)

KRUCIL, Radar Bromo – Berkat penangkapan terhadap pencuri burung, Polsek Krucil, berhasil mengungkap aksi komplotan pencurian motor. Pihak kepolisian kini terus melakukan pengembangan atas tiga tersangka yang telah diamankan, lantaran diduga komplotan ini masih memiliki jaringan.

Iptu Mahfud, Kamit Reskrim Polsek Krucil mengatakan, Rabu (24/7) lalu, sekitar pukul 23.00, pihaknya mengungkap kasus pencurian burung merpati di Desa Sumberduren, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Tersangkanya yaitu Ali, warga Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris.

“Pelaku telah melakukan pencurian burung merpati balap milik Jesey, warga Sumberduren. Setelah kami amankan, kami bawa ke polsek untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Saat diperiksa penyidik, pelaku mengaku telah melakukan pencurian lain. Yaitu sebuah motor di desa yang sama. Itu dilakukan Senin (14/7) lalu. Pelaku juga mengakui bahwa melakukan pencuriam tidak sendirian. Melainkan ada pelaku lain.

“Selain mengakui telah melakukan pencurian, pelaku juga mengakui nama rekannya. Karena itu kami langsung bertindak,” tandasnya.

Tak butuh waktu lama untuk polisi untuk mengungkap kasus ini. Polisi kemudian menangkan Misli, warga Sumberduren dan Rahman, warga Tembelang. Keduanya diamankan dirumahnya karena disebut ikut melakukan aksi kejahatan pencurian motor di Sumberduren milik Kasim.

“Keduanya mengakui bahwa melakukan aksi pencurian. Untuk Misli itu pelaku pencurian bersama Ali. Sedangkan untuk Rahman adalah penadahnya,” ungkapnya.

Selain berhasil mengamankan pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti. Yaitu berupa 2 ekor merpati balap dan 1 sepeda motor Yamaha Jupiter. Ketiga pelaku dan barang buktinya diamankan di Mapolsek Krucil.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku kami tahan di polsek,” jelasnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/