alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Tambah Rambu Lalin, Dishub Gelontor Rp 675 Juta

PASURUAN – Keberadaan rambu lalu lintas di wilayah Kabupaten Pasuruan sejauh ini masih jauh dari memadai. Sebab, tak semua kawasan jalan dilengkapi dengan rambu lalu lintas. Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan akan menyebar ratusan rambu lalu lintas di berbagai titik.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan Hery Yitno. Ia mengatakan, pihaknya memang terus memetakan beberapa titik yang membutuhkan rambu lalu lintas. Menurutnya, ada sejumlah faktor yang mendorong suatu wilayah membutuhkan rambu lalu lintas.

Di antaranya keberadaan lokasi wisata hingga tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas. “Lokasinya sudah ditentukan sebelumnya. Tahun ini kami mengalokasikan anggaran senilai Rp 675 juta yang bersumber dari APBD,” ungkap Hery.

Ia menyebut, ada sebanyak 230 rambu lalu lintas yang akan disebar sesuai dengan lokasi pemetaan yang telah dilakukan. Ratusan rambu lalu lintas itu juga terdiri atas berbagai jenis sesuai dengan kebutuhan yang ada.

“Ada beberapa. Seperti RPPJ (Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan, Red) Tiang F, baik di jalan umum maupun di jalur wisata. Selain itu, juga ada papan imbauan,” jelasnya.

Ia menyebut, saat ini tahap lelang sudah selesai dan telah memasuki tahap pengerjaan. Hery memastikan, pemasangan ratusan rambu lalu lintas itu tak akan berlangsung lama. Pihaknya menargetkan, pemasangan tersebut akan rampung selama dua bulan ke depan.

“Bulan ini sudah mulai dilakukan. Kami harap, pemasangannya sudah selesai bulan Agustus nanti sesuai dengan yang ditentukan,” tandasnya. (tom/fun)

 

RAWAN KECELAKAAN: Kendaraan melintas di tikungan yang ada di Carat, Gempol. Lokasi ini butuh pemasangan rambu lalu lintas maupun markah jalan. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

PASURUAN – Keberadaan rambu lalu lintas di wilayah Kabupaten Pasuruan sejauh ini masih jauh dari memadai. Sebab, tak semua kawasan jalan dilengkapi dengan rambu lalu lintas. Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan akan menyebar ratusan rambu lalu lintas di berbagai titik.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan Hery Yitno. Ia mengatakan, pihaknya memang terus memetakan beberapa titik yang membutuhkan rambu lalu lintas. Menurutnya, ada sejumlah faktor yang mendorong suatu wilayah membutuhkan rambu lalu lintas.

Di antaranya keberadaan lokasi wisata hingga tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas. “Lokasinya sudah ditentukan sebelumnya. Tahun ini kami mengalokasikan anggaran senilai Rp 675 juta yang bersumber dari APBD,” ungkap Hery.

Ia menyebut, ada sebanyak 230 rambu lalu lintas yang akan disebar sesuai dengan lokasi pemetaan yang telah dilakukan. Ratusan rambu lalu lintas itu juga terdiri atas berbagai jenis sesuai dengan kebutuhan yang ada.

“Ada beberapa. Seperti RPPJ (Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan, Red) Tiang F, baik di jalan umum maupun di jalur wisata. Selain itu, juga ada papan imbauan,” jelasnya.

Ia menyebut, saat ini tahap lelang sudah selesai dan telah memasuki tahap pengerjaan. Hery memastikan, pemasangan ratusan rambu lalu lintas itu tak akan berlangsung lama. Pihaknya menargetkan, pemasangan tersebut akan rampung selama dua bulan ke depan.

“Bulan ini sudah mulai dilakukan. Kami harap, pemasangannya sudah selesai bulan Agustus nanti sesuai dengan yang ditentukan,” tandasnya. (tom/fun)

 

RAWAN KECELAKAAN: Kendaraan melintas di tikungan yang ada di Carat, Gempol. Lokasi ini butuh pemasangan rambu lalu lintas maupun markah jalan. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

MOST READ

BERITA TERBARU

/