Balita Suspect Korona asal Dringu Dinyatakan Negatif

DRINGU, Radar Bromo – Satu lagi pasien suspect Covid-19 atau virus korona di Kabupaten Probolinggo dinyatakan negatif. Pasien ini adalah suspect kedua, yaitu balita usia 3,5 tahun asal Desa Watuwungkuk, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Pasien dinyatakan negatif setelah dua kali swab hasilnya negatif. Saat ini pasien tersebut sudah dipulangkan.

“Yang bersangkutan sakit infeksi saluran pernapasan.  Sama dengan PDP asal Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, yang sudah dipulangkan, karena hasil swab-nya negatif. Pasien ini bukan sakit suspect korona, tapi sakit biasa,” terang Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Anang Budi Yoelijanto saat rilis tertulis, Sabtu (28/3).

Meski demikian, pengawasan tidak putus. Menurut Anang, tetap dilakukan pengawasan oleh puskesmas pada dua pasien yang sudah dinyatakan negatif korona.

Sementara itu, suspect balita 3 tahun asal Desa/Kecamatan Sukapura masih menunggu hasil swab-nya. Saat ini pasien dipulangkan dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dan dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, sambil menunggu hasil swab-nya.

“Karena kondisinya sehat dan kapasitas RSSA Malang penuh, maka yang bersangkutan dipulangkan dan dirawat di RSUD Waluyo Jati,” lanjutnya.

Meskipun sudah ada PDP yang hasilnya dinyatakan negatif, tetapi prosedur dari Kementerian Kesehatan datanya tetap muncul. “Jadi, data akumulasi total ada empat PDP, satu PDP meninggal, dua negatif, dan satu masih tunggu hasil,” tutur Anang.

Di sisi lain, penyebaran korona di Kabupaten Probolinggo terus meningkat. Saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat menjadi  103 orang.

Pada Jumat (27/3), ODP masih 88 orang. Saat ini menjadi 103 orang atau bertambah 15 orang. “Untuk ODP mengalami peningkatan. Mereka adalah orang yang pernah ke daerah episentrum dan merasakan salah satu gejala Covid-19,” terangnya. (mas/hn)