Digelontor Rp 25 Miliar dari Pusat, 35 Jaringan Irigasi akan Diperbaiki

BANGIL – Pembenahan jaringan irigasi terus dilakukan di Kabupaten Pasuruan. Tahun depan, Pemkab Pasuruan bakal diguyur dana Rp 25 miliar untuk pembenahan jaringan irigasi.

Dana tersebut bersumber dari DAK serta Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2019. Terbagi atas anggaran DBHCHT sebesar Rp 18 miliar. Sisanya, bersumber dari DAK 2019, senilai Rp 7 miliar.

Kepala Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka mengungkapkan, dana dari pusat itu akan digunakan membenahi 35 titik jaringan irigasi. “Totalnya sekitar 35 titik jaringan irigasi yang akan dibenahi. Sebanyak 30 titik, rencananya akan dialokasikan dari anggaran DBHCHT. Sementara yang dari DAK, sekitar 5 titik,” bebernya.

Selain membenahi jaringan yang rusak, menurut Hanung, dana itu juga difungsikan untuk peningkatan jaringan irigasi. “Banyak jaringan irigasi yang rusak. Sehingga, membutuhkan pembenahan dan peningkatan. Sebab, kerusakan kerap menghambat pengairan sawah warga. Untuk itulah, pembenahan itu diperlukan agar aliran air bisa lancar,” jelas Hanung –sapaannya-.

Saat ini rencana perbaikan tersebut masih dalam pembahasan dengan DPRD Kabupaten Pasuruan. Jika berjalan sesuai rencana, realisasinya akan dilakukan tahun depan. (one/fun)