Mediasi Kedua KSU Mitra Perkasa, Masih Belum Ada Titik Temu

MAYANGAN-Proses mediasi antara Koperasi Serba Usaha Mitra Perkasa (KSU MP) dengan anggotanya, Zulkifli Chalik, kembali gagal. Mediasi yang dilakukan di ruang mediasi Pengadilan Negeri (PN) Probolinggo itu berjalan alot, Kamis (27/9).

Berlangsung pukul 11.00 – 11.45, tidak ada titik temu yang dihasilnya dalam mediasi itu. Hadi Sunoto yang ditunjuk sebagai mediator dari PN, akhirnya memutuskan mediasi ditunda dan dilanjutkan Kamis (4/10) pekan depan.

Mediasi sendiri dihadiri penggugat dan PH-nya. Hadir juga Zulkifli Chalik dan tim penasihat hukumnya. Sistem mediasi dilakukan menggunakan cara kaukus. Yaitu, pertemuan secara terpisah yang dilakukan oleh mediator dengan salah satu pihak yang berperkara, tanpa diketahui pihak lawan.

Dua pihak, yaitu penggugat dan tergugat, bergantian menyampaikan argumenya di depan mediator. Kemarin, tergugat lebih dulu bertemu mediator. Sedangkan penggugat yakni KSU MP menunggu di luar. Begitu selesai, ganti penggugat yang menemui mediator.

Putut Gunawarman, salah satu tim PH KSU MP mengatakan, tergugat yang minta proses mediasi dengan sistem kaukus. “Ada beberapa sistem atau cara dalam mediasi. Namun, pihak tergugat menginginkan pakai sistem kaukus, sehingga kami mengikuti saja,” terangnya.

Namun, tidak ada titik temu dalam mediasi kemarin. Mediator pun memberikan satu kali kesempatan lagi untuk mediasi pada Kamis pekan depan.

Abdul Wahab, PH dari Zulkifli Chalik menjelaskan, sebelum masuk persidangan, telah dilakukan puluhan kali rembuk antara dua pihak. Namun, tak ada titik temu. Sehingga, dalam mediasi yang difasilitasi PN, ia meminta dilakukan dengan cara kaukus. Selanjutnya, mediator yang menentukan apakah masalahini bisa selesai lewat mediasi atau dilanjutkan ke persidangan. (rpd/hn/mie)