Mau Daftar CPNS, Eh… Server Web BKN Lemot

MAYANGAN-Proses pendaftaran CPNS yang dimulai sejak Rabu (26/9), dikeluhkan para pendaftar di Kota Probolinggo. Pasalnya, server website BKN yang digunakan untuk mendaftar lambat.

Seperti diungkapkan Ahmad Irsyad, 30, Warga Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok. Menurutnya, sejak Rabu dia sudah mencoba mendaftar.

“Tapi, gagal terus proses pendaftarannya. Sudah mencoba daftar, akun loading-nya lama sekali,” keluhnya.

Ahmad pun berencana mendaftar saat malam hari, agar proses pendaftaran berhasil. “Ini, nanti saya mau coba lagi. Coba kalau daftar agak malam. Mungkin jalur servernya tidak sibuk dibandingkan saat siang  hari. Semoga berhasil,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Maria Ulfa, 28, warga Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih. Sudah dua hari ini dia mencoba mendaftar, namun gagal. “Boro-boro mau upload data, ini masuk buat akun saja sulit. Nanti malam saya coba lagi,” ujarnya.

Maria berharap proses pendaftarannya tidak hanya melalui online saja. “Kalau yang mendaftar se-Indonesia, jelas ngadat. Paling tidak ada alternatif lain untuk proses daftarnya. Tidak hanya melalui online,” ujarnya.

Selain sulitnya untuk mengakses website, Maria juga mendapat kabar bahwa pendaftar hanya bisa meng-upload data satu kali saja ke Web. “Jika satu kali upload data gagal, maka dia tidak bisa mendaftar lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Rachmadeta Antariksa, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo memastikan, pendaftaran CPNS hanya satu pintu melalui online. “Memang lambat karena yang mendaftar se-Indonesia. Tapi, yang pasti proses pendaftaran hanya dari online,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai kabar bahwa untuk proses upload data hanya diberi kesempatan satu kali, Deta membantah secara tegas.         “Tidak benar itu. Jika data yang disyaratkan gagal upload, tidak berarti gagal untuk mendaftar. Bisa di-upload ulang,” ujarnya.

Deta menambahkan, kesempatan satu kali untuk mendaftar hanya diberikan untuk mendaftar CPNS. “Misalnya lulusan S-1 Hukum, bermaksud mendaftar untuk formasi Hukum di Pemkab Probolinggo. Bisa langsung mendaftar. Lalu ada formasi yang sama di Pemkot Probolinggo, itu sudah tidak bisa daftar lagi. Hanya terdaftar di formasi yang ada di Pemkab Probolinggo,” jelasnya. (put/hn/mie)