alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Renovasi Alun-alun Siap Digarap, Tinggal Tanda Tangan Kontrak

MAYANGAN, Radar Bromo – Rencana renovasi Alun-alun Kota Probolinggo terus dimatangkan. Bahkan, kini pemenang tendernya sudah ditetapkan. Namun, pengerjaan proyek senilai Rp 6 miliar ini masih menunggu penandatanganan kontrak.

“Pemenang lelang renovasi alun-alun sudah ada. Paling tidak, minggu depan sudah bisa dilakukan tanda tangan kontrak,” ujar Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Probolinggo Andre Nirwana, kemarin (27/8).

Renovasi alun-alun ini dianggarkan Rp 6 miliar. Sedangkan, harga perkiraan sendiri (HPS)-nya Rp 5.999.993.010,72. Tender proyek ini dimenangkan oleh PT Faradis Mulia Makmur asal Kota Surabaya dengan nilai penawaran Rp 4,8 miliar.

Disinggung mengenai kapan renovasinya akan mulai digarap, Andre memastikan setelah dilakukan penandatanganan kontrak. Sedangkan, penandatanganannya diperkirakan bisa dilakukan pekan depan. “Kalau kontrak sudah selesai dilakukan, bisa dikerjakan,” ujarnya.

Alun-alun ini akan direnovasi dan fungsinya akan dikembalikan sebagai hutan kota. Bahkan, Wakil Wali Kota Probolinggo Moch. Soufis Subri pernah mengungkapkan, lapangan untuk tempat upacara di Alun-Alun akan ditiadakan. “Kegiatan upacara yang biasa di alun-alun, akan dipindah, tidak lagi di alun-alun. Fungsi alun-alun kembali sebagai hutan kota,” ujarnya.

Termasuk pagar yang mengeliling alun-alun, akan dibongkar. Sehingga, kondisi alun-alun akan terbuka. Rupanya, rencana Pemkot ini mendapat sambutan baik dari sejumlah warga.

“Kalau dibuat terbuka, alun-alun malah bagus. Dengan tidak adanya pagar, orang di luar alun-alun bisa mengawasi pengunjung di dalam alun-alun. Kalau tidak diawasi, alun-alun saat malam sering disalahgunakan buat tempat pacaran. Kalau tanpa pagar, orang bisa lihat dan mengawasi,” ujar salah seorang warga Kelurahan Sukabumi, Suparto, 40.

Selain alun-alun, lokasi berjualan para pedagang kaki lima (PKL) di sisi utara alun-alun juga akan direnovasi. Namun, rencana ini baru akan dilakukan tahun depan. (put/fun)

MAYANGAN, Radar Bromo – Rencana renovasi Alun-alun Kota Probolinggo terus dimatangkan. Bahkan, kini pemenang tendernya sudah ditetapkan. Namun, pengerjaan proyek senilai Rp 6 miliar ini masih menunggu penandatanganan kontrak.

“Pemenang lelang renovasi alun-alun sudah ada. Paling tidak, minggu depan sudah bisa dilakukan tanda tangan kontrak,” ujar Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Probolinggo Andre Nirwana, kemarin (27/8).

Renovasi alun-alun ini dianggarkan Rp 6 miliar. Sedangkan, harga perkiraan sendiri (HPS)-nya Rp 5.999.993.010,72. Tender proyek ini dimenangkan oleh PT Faradis Mulia Makmur asal Kota Surabaya dengan nilai penawaran Rp 4,8 miliar.

Disinggung mengenai kapan renovasinya akan mulai digarap, Andre memastikan setelah dilakukan penandatanganan kontrak. Sedangkan, penandatanganannya diperkirakan bisa dilakukan pekan depan. “Kalau kontrak sudah selesai dilakukan, bisa dikerjakan,” ujarnya.

Alun-alun ini akan direnovasi dan fungsinya akan dikembalikan sebagai hutan kota. Bahkan, Wakil Wali Kota Probolinggo Moch. Soufis Subri pernah mengungkapkan, lapangan untuk tempat upacara di Alun-Alun akan ditiadakan. “Kegiatan upacara yang biasa di alun-alun, akan dipindah, tidak lagi di alun-alun. Fungsi alun-alun kembali sebagai hutan kota,” ujarnya.

Termasuk pagar yang mengeliling alun-alun, akan dibongkar. Sehingga, kondisi alun-alun akan terbuka. Rupanya, rencana Pemkot ini mendapat sambutan baik dari sejumlah warga.

“Kalau dibuat terbuka, alun-alun malah bagus. Dengan tidak adanya pagar, orang di luar alun-alun bisa mengawasi pengunjung di dalam alun-alun. Kalau tidak diawasi, alun-alun saat malam sering disalahgunakan buat tempat pacaran. Kalau tanpa pagar, orang bisa lihat dan mengawasi,” ujar salah seorang warga Kelurahan Sukabumi, Suparto, 40.

Selain alun-alun, lokasi berjualan para pedagang kaki lima (PKL) di sisi utara alun-alun juga akan direnovasi. Namun, rencana ini baru akan dilakukan tahun depan. (put/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/