alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Propam Ikut Dalami Kasus Bripka D Bersama Bidan Desa

PURWOREJO, Radar Bromo – Dugaan perzinahan yang dilakukan oleh oknum polisi, Bripka D bersama bidan Desa Sanganom, GL, terus didalami oleh Polres Pasuruan Kota. Korps Bhayangkara ini menyebut peristiwa ini masih diselidiki oleh Profesi Pengamanan (Propam) dan Satreskrim.

Kasubbag Humas Polresta Pasuruan, AKP Endy Purwanto mengungkapkan penyidik sudah melakukan pemeriksaan secara marathon pada Bripka D dan GL. Sejauh ini, Polresta Pasuruan masih belum dapat memastikan adanya tindak pidana perzinahan.

Endy menjelaskan, peristiwa ini bermula saat Bripka D dihubungi oleh GL melalui handphone sekitar pukul 22.00. Dalam sambungan telepon itu, GL meminta agar Bripka D datang ke rumahnya di belakang Pustu Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

GL berdalih ingin meminta tolong karena ada masalah terkait bayi yang dilahirkan dan masalah hutang piutang mobil yang belum dilunasi. Bripka D tiba di lokasi sekitar pukul 22.30. Tak lama kemudian, sekitar pukul 01.00, rumah dinas GL digedor oleh warga setempat.

GL lantas membuka pintu rumah. Saat itu, GL dan Bripka D sedang dalam berpakaian lengkap. Namun, warga malah bertindak anarkis. Warga sempat menarik celana Bripka D dengan menggunakan celurit hingga putus. Selanjutnya, Bripka D dan GL diarak oleh warga menuju balai desa.

“Kami masih mencari keberadaan barang bukti (BB) berupa celana milik Bripka D yang hilang usai ditarik dengan menggunakan celurit oleh warga. Bahkan, pengakuan dari Bripka D, dompet berisi ATM dan sejumlah kartu berharga juga ikut hilang,” ungkapnya.

Ia menerangkan dalam perjananan menuju balai desa inilah, Bripka D sempat dianiaya oleh warga. Akibatnya, ia mengalami luka pada bagian kepala dan jari tengah sebelah kiri. Dan sekitar pukul 04.00, keduanya lantas dibawa ke Mapolsek Nguling.

Selanjutnya, sekitar pukul 07.00, keduanya dibawa ke Mapolresta Pasuruan. Sejauh ini, keduanya masih berstatus sebagai saksi. Penyidik sendiri masih menunggu keterangan dari saksi warga yang menggedor pintu rumah dinas GL. Keduanya kini masih berada di Mapolresta Pasuruan.

“Yang jelas, dugaan perzinahan itu bersifat delik aduan. Jadi kalau tidak ada laporan dari suami atau istri keduanya, kami tidak bisa melakukan apa-apa. Namun, kami masih menunggu keterangan dari saksi lain. Kalau memang ditemukan pelanggaran pasti diproses sesuai aturan hukum,” terang Endy.

Sebelumnya diberitakan, Bripka D yang diketahui menjadi anggota Polsek Nguling dan Bidan desa, GL digerebek oleh warga saat keduanya berada di rumah dinas GL Senin lalu (26/8). Alasannya, warga melihat Bripka D dan GL berduaan di rumah dalam kondisi pintu terkunci hingga dini hari.

Kesal dengan kelakuan bidan GL, warga akhirnya menggerebek rumah bidan yang ada di belakang Pustu, desa setempat. Sebab, sudah berkali-kali bidan GL ditengarai sering memasukkan lelaki yang bukan suaminya. Hingga kemudian, warga mengarak Bripka D dan bidan GL, dari pustu menuju balai Desa Sanganom. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.