Polisi Lidik Ijazah Palsu Caleg Gerindra usai Dilimpahkan Gakkumdu

KRAKSAAN, Radar Bromo – Kasus dugaan ijazah palsu caleg terpilih, kini tengah diselidiki kepolisian. Ini setelah Polres Probolinggo, menerima pelimpahan dari Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Polisi bahkan sudah memeriksa dua orang sebagai saksi, untuk mengawali penyelidikan.

Hal itu diungkapkan AKP Riyanto, Kasatreskrim Polres Probolinggo. Dia membenarkan jika ada pelimpahan kasus itu. Menurutnya, saat ini kasus ijazah palsu yang menyeret nama caleg terpilih didalam penanganannya. “Iya sudah saya kami tangani. Dua orang yang sudah kami periksa,” katanya singkat.

Di sisi lain, kasus dugaan ijazah palsu caleg terpilih dari partai Gerindra atas nama Abdul Kadir, sebelumnya ditangani Bawaslu Kabupaten Probolinggo. Setelah dipelajarai dan dikaji bersama Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Hingga Rabu (21/8) lalu, Gakkumdu melakukan penyerahan ke kepolisian.

Hal itu diungkap Oleh Fathul Qorib, ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo. “Kami dapat laporan itu mulai 8 Agustus lalu. Laporan itu kami register pada 12 Agustus. Dan kami telah melakukan pembahasan bersama Gakkumdu perihal kasus itu,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya melimpahkan kasus itu terhadap pihak kepolisian lantaran itu masuk dalam pidana umum. Sehingga, pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada pihak kepolisian. Tujuannya, agar perkara itu bisa dilanjut dipidana umum.

“Jika dilihat itu masuk pada UU Pemilu No 7/2017 pasal 520 tentang penggunaan dokumen palsu yang digunakan untuk mencalonkan diri. Karena pada pasal itu bunyinya calon, maka waktunya sudah usai. Karena itu kami limpahkan kepada pidana umum,” terangnya.

Dilihat dari pidana umum, lanjut pria yang akrab disapa Qorib itu, kasus itu masuk pada pasal 263 KUHP dan pasal 266 KUHP. Di samping melanggar pidana umum, juga melanggar Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20/2003 pasal 69.

“Itulah dasar kami bersama Gakkumdu merekomendasikan terhadap pidana umum.Yaitu untuk kemudian ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian,” tandasnya. (sid/fun)