alexametrics
24.6 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Dua Maling Spesialis Rumah Kosong Dibekuk Bersama Penadahnya

BANGIL – Dua pelaku bobol rumah beserta penadahnya diringkus anggota Satreskrim Polres Pasuruan. Mereka ditangkap anggota Satreskrim Polres Pasuruan, Sabtu (25/8), selang tak sampai sebulan melancarkan aksi kejahatan.

Dua pelaku pencurian itu, diketahui bernama Suryadi, 53, warga Asemkandang, Kecamatan Kraton dan Nurul Huda, 20, warga Rejosari, Kecamatan Kraton. Sementara, penadah barang curian mereka adalah Abdul Halim, 41, warga Tambaksari, Kecamatan Kraton.

Penangkapan bermula dari aksi pencurian yang dilakukan Suryadi dan Nurul Huda. Mereka melancarkan aksi bobol rumah, Selasa, 8 Agustus 2018 lalu. Korbannya adalah Nursiyati, 50, warga Dusun Mesagi, Desa Wonosari, Kecamatan Tutur.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso menguraikan, kedua tersangka beraksi setelah melihat rumah korban sepi. Mereka mencukit jendela samping rumah untuk bisa masuk. Begitu berhasil masuk, para tersangka menjarah barang-barang yang ada di dalam rumah korban.

Mereka menggondol handphone, notebook, kamera serta uang tunai Rp 600 ribu. Handphone lalu dijual ke Abdul Halim seharga Rp 800 ribu. Jika ditotal, kerugian korban ditaksir jutaan rupiah.

“Hasilnya mereka bagi. Tersangka Suryadi mendapat bagian Rp 500 ribu. Sedangkan Nurul Huda kebagian Rp 300 ribu. Sedangkan barang lainnya, belum sempat dijual karena masih disimpan di rumah Suryadi,” bebernya.

Korban yang mengetahui barang-barangnya raib, memilih untuk laporan ke polisi. Hingga akhirnya, petugas berhasil mengamankan Abdul Halim di rumahnya. Dari penangkapan itulah, akhirnya merembet ke tersangka lain. Suryadi dan Nurul Huda, ditangkap selang beberapa jam setelah tertangkapnya Abdul Halim.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, Suryadi diketahui pernah tiga kali masuk penjara atas kasus yang sama. “Tersangka Suryadi merupakan seorang residivis. Ia sudah tiga kali masuk penjara,” ungkap Busan. (one/fun)

BANGIL – Dua pelaku bobol rumah beserta penadahnya diringkus anggota Satreskrim Polres Pasuruan. Mereka ditangkap anggota Satreskrim Polres Pasuruan, Sabtu (25/8), selang tak sampai sebulan melancarkan aksi kejahatan.

Dua pelaku pencurian itu, diketahui bernama Suryadi, 53, warga Asemkandang, Kecamatan Kraton dan Nurul Huda, 20, warga Rejosari, Kecamatan Kraton. Sementara, penadah barang curian mereka adalah Abdul Halim, 41, warga Tambaksari, Kecamatan Kraton.

Penangkapan bermula dari aksi pencurian yang dilakukan Suryadi dan Nurul Huda. Mereka melancarkan aksi bobol rumah, Selasa, 8 Agustus 2018 lalu. Korbannya adalah Nursiyati, 50, warga Dusun Mesagi, Desa Wonosari, Kecamatan Tutur.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso menguraikan, kedua tersangka beraksi setelah melihat rumah korban sepi. Mereka mencukit jendela samping rumah untuk bisa masuk. Begitu berhasil masuk, para tersangka menjarah barang-barang yang ada di dalam rumah korban.

Mereka menggondol handphone, notebook, kamera serta uang tunai Rp 600 ribu. Handphone lalu dijual ke Abdul Halim seharga Rp 800 ribu. Jika ditotal, kerugian korban ditaksir jutaan rupiah.

“Hasilnya mereka bagi. Tersangka Suryadi mendapat bagian Rp 500 ribu. Sedangkan Nurul Huda kebagian Rp 300 ribu. Sedangkan barang lainnya, belum sempat dijual karena masih disimpan di rumah Suryadi,” bebernya.

Korban yang mengetahui barang-barangnya raib, memilih untuk laporan ke polisi. Hingga akhirnya, petugas berhasil mengamankan Abdul Halim di rumahnya. Dari penangkapan itulah, akhirnya merembet ke tersangka lain. Suryadi dan Nurul Huda, ditangkap selang beberapa jam setelah tertangkapnya Abdul Halim.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, Suryadi diketahui pernah tiga kali masuk penjara atas kasus yang sama. “Tersangka Suryadi merupakan seorang residivis. Ia sudah tiga kali masuk penjara,” ungkap Busan. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/