alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

JLS Kota Pasuruan Tetap Satu Arah untuk Truk

GADINGREJO, Radar Bromo-Kondisi Jalur Lingkar Selatan (JLS) yang sempit membuat Dinas Perhubungan (Dishub) setempat

memastikan JLS tetap diberlakukan satu arah bagi truk. Sehingga, truk dari arah Kota Malang atau Surabaya yang hendak ke arah timur tetap dilewatkan di jalur perkotaan.

Andriyanto, kabid Lalu Lintas (Lalin) pada Dishub Kota Pasuruan mengungkapkan, Dishub sempat mengkaji kemungkinan pemberlakuan jalur dua arah bagi truk di JLS.

Namun, kondisi lalu lintas dan ruas jalan yang ada membuat hal ini sulit terealisasi. Sehingga, JLS tetap untuk satu arah bagi truk.

“Truk dari arah Kota Malang yang hendak ke timur tetap lewat perkotaan dengan melintasi Jalan Erlangga dan Jalan Hasanuddin. Ruas JLS sempit, sehingga pemberlakuan truk hanya satu arah,” ungkap Andriyanto.

Andri -sapaan akrabnya- menjelaskan, dari hasil evaluasi truk masuk Kota Pasuruan selama ini, sudah berjalan baik. Pelanggaran maupun intensitas kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi truk, semakin berkurang selama setahun terakhir.

Ke depannya Dishub akan terus rutin memantau untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara dan masyarakat yang melintas di jalur Kota Pasuruan. Misalnya dengan menerjunkan petugas di sejumlah titik pertigaan dan perempatan atau jalur yang dinilai rawan macet.

“Selama ini evaluasi kami nilai masih baik. Jalan Erlangga dan Hasanuddin masih layak untuk dilewati oleh truk dari arah selatan Kebonagung,” jelas Andri. (riz/mie)

 

GADINGREJO, Radar Bromo-Kondisi Jalur Lingkar Selatan (JLS) yang sempit membuat Dinas Perhubungan (Dishub) setempat

memastikan JLS tetap diberlakukan satu arah bagi truk. Sehingga, truk dari arah Kota Malang atau Surabaya yang hendak ke arah timur tetap dilewatkan di jalur perkotaan.

Andriyanto, kabid Lalu Lintas (Lalin) pada Dishub Kota Pasuruan mengungkapkan, Dishub sempat mengkaji kemungkinan pemberlakuan jalur dua arah bagi truk di JLS.

Namun, kondisi lalu lintas dan ruas jalan yang ada membuat hal ini sulit terealisasi. Sehingga, JLS tetap untuk satu arah bagi truk.

“Truk dari arah Kota Malang yang hendak ke timur tetap lewat perkotaan dengan melintasi Jalan Erlangga dan Jalan Hasanuddin. Ruas JLS sempit, sehingga pemberlakuan truk hanya satu arah,” ungkap Andriyanto.

Andri -sapaan akrabnya- menjelaskan, dari hasil evaluasi truk masuk Kota Pasuruan selama ini, sudah berjalan baik. Pelanggaran maupun intensitas kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi truk, semakin berkurang selama setahun terakhir.

Ke depannya Dishub akan terus rutin memantau untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara dan masyarakat yang melintas di jalur Kota Pasuruan. Misalnya dengan menerjunkan petugas di sejumlah titik pertigaan dan perempatan atau jalur yang dinilai rawan macet.

“Selama ini evaluasi kami nilai masih baik. Jalan Erlangga dan Hasanuddin masih layak untuk dilewati oleh truk dari arah selatan Kebonagung,” jelas Andri. (riz/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/