alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Friday, 30 October 2020

Kebohongan Terbongkar, Pak Amir Banyak Diteror, Dijaga 8 Orang

BANYUWANGI-Amirudin, pria yang bikin heboh jagat dunia maya, telah pulang ke Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (28/1). Ia sengaja segera dipulangkan ke tanah kelahirannya dari Banyuwangi lebih cepat karena berbagai pertimbangan.

Hal itu diungkapkan Kades Ketapang Slamet Kasihono. Ia   mengatakan, pemulangan Pak Amir –sapaan akrab Amirudin- dipercepat lantaran menyangkut keselamatan jiwanya. Sebab, selama tiga malam tinggal di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, ada banyak teror yang diterima Amirudin.

Para netizen mengaku kesal dengan kelakuan pria yang sempat mengaku memiliki ibu kandung di Banyuwangi itu. Atau usai kebohongan Amirudin terungkap. ”Setiap malam delapan orang berjaga, khawatir diserbu. Saya akhirnya lega setelah Amirudin pulang,” ujar Slamet.

Ketika mengantar Amirudin, Slamet mengaku ditelepon keluarga pria asal Sumatera Utara tersebut. Warga sudah menunggu kepulangan Amirudin karena dianggap mempermalukan keluarga besarnya dengan kebohongannya di berbagai media. Karena itu, Slamet berharap Amirudin bisa pulang dengan selamat.

”Tadi (Senin, 28/1) kami mintakan surat pengantar dari Dinas Sosial, kemungkinan Amirudin tidak pulang ke rumahnya. Kami tidak tahu ke mana, yang jelas jurusannya Medan. Kami sudah merawat sebaik mungkin selama di sini. Ke depan sudah bukan tanggung jawab kami,” ungkapnya.

Amiruddin saat diwawancarai Jawa Pos Radar Banyuwangi mengaku, akan tetap pulang ke rumahnya. Dia tidak peduli dengan ancaman-ancaman yang diberikan berbagai pihak kepadanya.

”Tidak masalah, itu media saja yang membesar-besarkan. Tidak ada urusan dengan saya,” tandasnya dengan penampilan anyar tanpa kumis. (fre/aif/JPG/mie)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Progres Perbaikan Alun-alun Kraksaan Sisakan Bagian Timur

Dinas Perkim Kabupaten Probolinggo optimistis dapat menyelesaikan sesuai waktu yang ditentukan, bahkan sebelum tenggat waktu.

Waspada Banjir di Kab Probolinggo, Dinas PUPR Pantau Pintu Air Ini

Mengingat hujan mulai turun, pemantauan pintu air lebih diintensifkan.

Sampah Sering Berserakan, Rencanakan TPS di Dekat Jembatan Krejengan

Keresahan warga Desa/Kecamatan Krejengan dan para pengendara yang melintasi jembatan di sana akan berakhir.

Long Weekend, Ketua PHRI: Okupansi Hotel di Pasuruan Naik 80 Persen

Okupansi hotel-hotel di Kabupaten Pasuruan naik hingga 80 persen, bahkan, diprediksi naik sampai hari Minggu nanti.

Polisi: Pelaku Curanmor di Petungasri Komplotan Spesialis

Para pelaku yang menggondol dua motor di Lingkungan Pasegan, Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, terlihat cukup tenang ketika beraksi.