Diusulkan Naik, Ini Nominal Insentif Guru Honorer K2 di Pasuruan

BANGIL – Pemkab Pasuruan berencana untuk menaikkan insentif bagi guru honorer K2 di Kabupaten Pasuruan. Kenaikan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga non-PNS tersebut. Harapannya, para guru honorer ini bisa lebih maksimal dalam mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Iswahyudi mengungkapkan, rencana kenaikan tersebut masih dalam pembahasan dengan DPRD Kabupaten Pasuruan.

Ia merinci, selama ini guru honorer di lingkungan Dispendik menerima insentif dari pemkab sebesar Rp 850 ribu per bulannya. Sementara nonguru, mendapatkan insentif senilai Rp 600 ribu per bulannya.

Pihaknya mengancang-ancang, ada kenaikan antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per bulannya. “Ancang-ancang kami, guru honorer K2 bisa mendapatkan Rp 1 juta sebulan. Sementara nonguru, mendapatkan Rp 800 ribu per bulannya,” kata Iswahyudi saat ditemui di kantor dewan, (26/11).

Setidaknya, ada 534 tenaga honorer di lingkungan Dispendik Kabupaten Pasuruan yang akan merasakan dampak dari kebijakan ini. “Sebagian dari mereka merupakan guru. Sebagian lainnya, nonguru seperti tenaga kebersihan,” sambungnya.

Dukungan terkait kebijakan itu disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Abdul Rouf. Ia menganggap, kenaikan tersebut diperlukan untuk memompa semangat tenaga honorer di Kabupaten Pasuruan. Karena itu, pihaknya pun sepakat dengan rencana kenaikan tersebut.

“Hanya saja, perlu dilihat lagi. Apakah anggarannya tersedia atau tidak, untuk mewujudkan rencana tersebut,” bebernya. (one/rf)