alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Wanita asal Tongas Tewas Tertabrak KA di Nguling

NGULING, Radar Bromo– Nahas menimpa Sanipah, 52, Warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Wanita paro baya ini tewas usai ditabrak kereta api (KA) di perlintasan KA Dandanggendis, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan Minggu (27/10).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00. Pagi itu, warga setempat sempat melihat Sanipah melintas di perlintasan KA di Desa Dandanggendis, Kecamatan Nguling. Ia melangkah dengan menghadap ke arah barat.

Tak lama kemudian datanglah KA Ranggarjati Jurusan Banyuwangi Surabaya dari arah timur. Masinis yang melihat Sanipah melintas di dalam perlintasan rel lantas membunyikan klakson agar Sanipah menghindar.

Namun, Sanipah tidak menghiraukan bunyi klakson tersebut. Ia tetap melintas dengan menghadap ke barat. Akibatnya, tubuhnya pun ditabrak oleh badan KA. Ia langsung tewas di lokasi dengan kondisi mengenaskan.

Tubuhnya tidak lagi utuh. Kepalanya hancur, dada lecet, kaki dan tangan terpisah dari tubuh utama. Jenazahnya lantas dibawa ke ruang pemulasaran RSUD dr. R Soedarsono Kota Pasuruan untuk divisum sebelum akhirnya dibawa pulang oleh pihak desa ke rumahnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Ahmad Jayadi membenarkan adanya laka lantas di perlintasan KA. Dari informasi yang diterimanya, korban memang sempat pamit untuk keluar pada Sabtu malam ke keluarganya.

Namun ternyata dia tidak kunjung kembali. Hingga akhirnya korban ditemukan tewas tidak bernyawa di perlintasan Dandanggendis minggu pagi. Saat ini pihaknya masih menyelidiki kecelakan ini.

“Anggota masih melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan. Ini untuk memastikan penyebab korban tewas,”jelas Jayadi. (riz/fun)

NGULING, Radar Bromo– Nahas menimpa Sanipah, 52, Warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Wanita paro baya ini tewas usai ditabrak kereta api (KA) di perlintasan KA Dandanggendis, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan Minggu (27/10).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00. Pagi itu, warga setempat sempat melihat Sanipah melintas di perlintasan KA di Desa Dandanggendis, Kecamatan Nguling. Ia melangkah dengan menghadap ke arah barat.

Tak lama kemudian datanglah KA Ranggarjati Jurusan Banyuwangi Surabaya dari arah timur. Masinis yang melihat Sanipah melintas di dalam perlintasan rel lantas membunyikan klakson agar Sanipah menghindar.

Namun, Sanipah tidak menghiraukan bunyi klakson tersebut. Ia tetap melintas dengan menghadap ke barat. Akibatnya, tubuhnya pun ditabrak oleh badan KA. Ia langsung tewas di lokasi dengan kondisi mengenaskan.

Tubuhnya tidak lagi utuh. Kepalanya hancur, dada lecet, kaki dan tangan terpisah dari tubuh utama. Jenazahnya lantas dibawa ke ruang pemulasaran RSUD dr. R Soedarsono Kota Pasuruan untuk divisum sebelum akhirnya dibawa pulang oleh pihak desa ke rumahnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Ahmad Jayadi membenarkan adanya laka lantas di perlintasan KA. Dari informasi yang diterimanya, korban memang sempat pamit untuk keluar pada Sabtu malam ke keluarganya.

Namun ternyata dia tidak kunjung kembali. Hingga akhirnya korban ditemukan tewas tidak bernyawa di perlintasan Dandanggendis minggu pagi. Saat ini pihaknya masih menyelidiki kecelakan ini.

“Anggota masih melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan. Ini untuk memastikan penyebab korban tewas,”jelas Jayadi. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/