alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

Dikelola Pihak Ketiga dan Tak Ditarik Pajak, Lahan Parkir RSUD dr Moh Saleh Disoal

MAYANGAN, Radar Bromo – Karut marut pengelolaan parkir di Kota Probolinggo kembali terungkap. Lahan parkir RSUD dr. Mohamad Saleh di Jalan Kartini, Kota Probolinggo ternyata sudah lama dikelola pihak ketiga. Namun, selama dikelola pihak ketiga itu, lahan parkir itu tidak dikenai pajak.

Kondisi ini baru terungkap setelah digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Rabu (16/10). Itupun, sebenarnya Komisi II menggelar RDP dengan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKA) dan Bee Jay Bakau Resort (BJBR). Tidak ada pihak RSUD sebenarnya.

Saat itu, Kabid Pajak pada DPPKAD Slamet Suwantoro menjelaskan, di kota ada beberapa titik parkir yang baru diketahui dikelola pihak ketiga. Salah satunya yaitu parkir RSUD di Jalan Kartini, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan.

Ketua Komisi II DPRD Sibro Malisi menegaskan, tidak dibenarkan lahan pemerintah disewakan pada pihak ketiga untuk parkir. Seharusnya lahan parkir ini dikelola sendiri.

Yang aneh menurut Sibro, DPPKAD Kota Probolinggo mengaku tidak tahu bahwa lahan parkir itu dikelola pihak ketiga. Sebab, tidak ada pajak parkir RSUD yang masuk atau dilaporkan ke DPPKA selama ini.

Sibro sendiri tidak tahu, apakah pihak ketiga paham bahwa pengelola parkir memiliki kewajiban membayar pajak parkir ke pemkot sebesar 30 persen dari penghasilan parkirnya. “Makanya kalau memang ada perjanjian antara RSUD dengan pihak ketiga, kami minta agar perjanjiannya diperjelas,” katanya.

Karena itu menurutnya, pihaknya akan memanggil direktur RSUD untuk meminta penjelasan tentang kondisi tersebut. Juga untuk mengetahui, apakah pihak ketiga menyetor penghasilan parkir ke RSUD atau tidak.

Hanya saja, politisi dari partai NasDem itu, belum memastikan kapan direktur RSUD akan didengar pendapatnya di RDP. “Ya, sesegera mungkin. Masih kami agendakan,” tandasnya.

Lebih lanjut Sibro menjelaskan, lahan milik pemerintah tidak dibenarkan dikelola pihak ketiga untuk parkir. Kecuali seperti KDS atau GM yang memang milik swasta. Sehingga, parkirnya memang dikelola swasta.

“Berbeda dengan tanah bengkok yang memang ada asas pemanfaatannya. Jadi jika disewakan pada pihak ketiga, maka dananya masuk pada sub sesuai kode rekening,” tandasnya.

Jawa Pos Radar Bromo pun mengonfirmasi Plt Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh drg. Rubiyati. Namun, Rubi panggilannya menegaskan, hal tersebut merupakan wewenang bagian umum RSUD. “Langsung saja ke Kabag Umum Pak Jumadi ya,” katanya singkat.

Terpisah Kabag Umum RSUD dr. Mohamad Saleh, Jumadi menegaskan, pengelolaan parkir oleh pihak ketiga di Jalan Kartini sudah lama ada. Bahkan, sebelum dirinya menjabat di bagian umum.

Jumadi menyebut, lahan parkir itu sudah ada sejak tahun 1958. Dan sejak saat itu pula, lahan parkir itu dikelola pihak ketiga.

Namun, RSUD menurutnya tidak menyewakan lahan parkir pada pihak ketiga. Yang dilakukan RSUD yaitu, menyerahkan pengelolaan parkir pada pihak ketiga. Meski dikelola pihak ketiga menurut Jumadi, lahan parkir itu sebagian besar diperuntukkan karyawan rumah sakit.

“Jadi RSUD tidak menyewakan lahan parkirnya. Yang ada itu, RSUD menyerahkan pengelolaan parkirnya pada pihak ketiga. Kalau lahannya tidak disewakan,” tuturnya.

Pihak ketiga ini memberikan kontribusi sebesar Rp 1,5 juta per bulan ke RSUD. Uang ini diserahkan ke bagian keuangan.

“Kalau tidak salah kontribusi ke RSUD dari pihak pengelola sekitar Rp 1,5 juta tiap bulanya. Bahkan sudah ada kesepakatan. Dengan demikian dimungkinkan tiap tahunya akan naik,” beber Jumadi.

Namun, Jumadi mengaku tidak tahu detail, apakah selama ini lahan parkir itu dikenai pajak oleh DPPKAD atau tidak. “Saya tidak tahu sejarahnya bagaimana, sebab itu sudah ada sejak 1958,” tegasnya

Sementara itu, parkir RSUD dr Mohamad Saleh yang dikelola pihak ketiga baru akan dikenai pajak parkir, bulan depan. Tepatnya per 1 November 2019.

Kabid Pajak pada DPPKAD Slamet Suwantoro mengaku, selama ini ia menyangka parkir RSUD di Jalan Kartini adalah parkir khusus bagi karyawan. Sehingga, tidak dikenakan pajak pengelolaan parkir.

“Perkiraan saya dulu untuk parkir karyawan. Kalau untuk karyawan tidak dipungut pajak atau retribusi,” terang Slamet.

Slamet sendiri mengaku tidak tahu apakah boleh atau tidak RSUD menyewakan lahan untuk dikelola pihak ketiga. Menurutnya, pihaknya hanya mengurus pajak.

“Untuk urusan boleh tidaknya itu bukan wewenang saya. Saya hanya mengurus pajaknya saja. Itupun bukan pajak retribusi. Sebab untuk retribusi terletak dinas yang bersangkutan (Dishub, Red.),” bebernya.

Kendati demikian ia sudah melakukan koordinasi dengan RSUD dan pihak ketiga. Sehingga, mulai bulan depan parkir RSUD di Jalan Kartini akan dikenai pajak.

“Mulai bulan depan akan diberlakukan karcis, termasuk pembayaran pajak pengelolaan parkir. Pihak pengelola juga berjanji mulai bulan depan akan diberlakukan karcis,” terangnya.

Jawa Pos Radar Bromo pun berusaha mengonfirmasi pihak ketiga yang mengelola lahan parkir RSUD di Jalan Kartini. Namun, belum berhasil.

Slamet saat ditanya siapa pihak ketiga yang dimaksud, mengaku lupa. Lalu Kabag Umum RSUD dr. Mohamad Saleh, Jumadi saat ditanya, mengaku tidak tahu. Dia menyarankan wartawan Radar Bromo ini untuk bertanya pada Plt Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh yaitu drg. Rubiyati.

Sementara Rubi (panggilannya) sendiri malah meminta Radar Bromo mengonfirmasi bagian umum. Menurutnya, bagian umum yang mengetahui pengelolaan parkir.

Sabtu (26/10) sore, Radar Bromo kembali mengonfirmasi Jumadi tentang pihak ketiga yang mengelola parkir di RSUD. Namun, Jumadi mengaku lupa.

“Mohon maaf saya lupa nama bapaknya. Coba tanya ke manajemen rumah sakit. Ada di kantor dari absen rapat kemarin,” tuturnya. (rpd/hn/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.

Dorong Penyerapan Anggaran JLU Maksimal

Tidak terserapnya anggaran untuk proyek jalur lingkar utara (JLU) di dalam dana cadangan sepanjang 2020 membuat DPRD Kota Pasuruan angkat bicara.

Bank Indonesia Gulirkan Beasiswa Satu Juta Tiap Bulan

Masing-masing mahasiswa itu akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp 1 juta tiap bulan selama setahun mulai Januari 2021.

Petani Resah Lagi Pupuk Subsidi Langka di Pasaran

Petani di Kabupaten Probolinggo kembali diresahkan dengan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Terima 68 Pengajuan Pelimpahan Haji Ahli Waris di Kab Pasuruan

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan terus menerima pengajuan pelimpahan porsi haji kepada ahli waris.