alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Oknum PNS Unggah Gambar Calon Wali Kota, Terindikasi Tak Netral

PASURUAN, Radar Bromo – Suhu politik Pilwali Pasuruan 2020 yang akan bergulir dengan skema head to head kian menghangat. Hal itu juga tak lepas dari pendukung masing-masing pasangan calon (paslon).

Bahkan, ada oknum Pengawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Pasuruan, disinyalir tak netral. Oknum itu mengunggah gambar salah satu calon wali kota pada saat pengundian nomor urut beberapa waktu lalu.

Gambar itu diunggah dalam akun Facebook milik oknum PNS dengan inisial Hr. Sekilas, gambar itu merupakan hasil tangkapan layar dalam siaran rapat pleno pengundian nomor urut. Oknum PNS perempuan itu memberikan keterangan foto yang cukup singkat. “Mengingatkan…”

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Moh. Anas mengakui, pihaknya juga menilai ada oknum PNS yang terindikasi tidak netral. Padahal, meski memiliki hak pilih, PNS merupakan kelompok yang harus menempatkan diri pada posisi yang netral dalam bersikap.

“Informasi awal ini akan kami tindak lanjuti. Prinsipnya tindakan dan perilaku ASN (Aparatur Sipil Negara) selama masa Pilkada harus dijaga. Termasuk memberikan like, komentar, apalagi memposting gambar di media sosial serta menyatakan dukungan atau mengajak untuk mendukung paslon, itu dilarang,” bebernya.

Karenanya, Bawaslu akan lebih dulu menghimpun informasi. Kemudian, dilanjutkan dengan memanggil oknum PNS itu untuk diklarifikasi. “Kalau memang terbukti ada dugaan mendukung, tentu akan diproses lebih lanjut dengan konsekuensi yang sudah mengikat mereka sebagai ASN,” jelasnya.

Anas mengatakan, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi PNS selama masa pelaksanaan Pilwali. Di antaranya, sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 5/2014 tentang ASN dan UU Nomor 10/2016 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Serta, PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin ASN.

Ada juga SE KASN Nomor B-2900/KASN/11/2017 tentang Pengawasan Netralitas ASN pada Pilkada Serentak, dan beberapa regulasi lainnya. Anas mengutarakan, sedikitnya ada tujuh larangan bagi PNS selama masa pilkada.

Di antaranya, melakukan pendekatan dengan partai politik; memasang alat peraga kampanye atau mendeklarasikan diri sebagai calon kepala daerah; menghadiri deklarasi calon kepala daerah; menjadi pembicara dalam pertemuan partai politik; hingga foto bersama dengan calon kepala daerah.

Selain itu, PNS juga dilarang mengunggah, menanggapi, atau menyebarluaskan gambar berisi foto atau visi misi calon kepala daerah melalui media sosial maupun media online. (tom/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.

Komunitas Difabel Antusias Ikuti Donor Darah Bold Riders Probolinggo

Dalam aksi sosial ini, Difabel Motorcycle Indonesia (DMI) Probolinggo turut serta menjadi pendonor.