Update Data dan Bidang untuk Relokasi Rel KA Gununggangsir–Sidoarjo Molor

GEMPOL, Radar Bromo– Rencana Kementerian Perhubungan untuk update data dan bidang tanah untuk lahan relokasi rel kereta api (KA) di Beji-Porong, diprediksi molor. Karena hingga pekan keempat bulan ini, proses update data dan bidang belum juga tuntas atau rampung.

Ini disampaikan staf Kemenhub RI Dirjen Perkeretaapian Wilayah Jawa bagian timur Totok Hariyanto. “Update data dan bidang masih berjalan, sejauh ini belum selesai. Sepertinya molor, dan akan berlanjut hingga bulan berikutnya,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo kemarin (26/9) via telepon.

Molornya proses update data dan bidang, sulit kemungkinan selesai di bulan ini. Menurutnya adalah hal yang wajar serta lumrah. Memang butuh waktu agak lama, karena ini menyangkut database pemilik, luasan, bukti administrasi surat kepemilikan atau sejenisnya yang sah.

“Tahapan ini memang paling lama, karena memang harus benar-benar fix. Agar tidak timbul masalah di kemudian hari, menyangkut bidang, luasan, kepemilikan dan lainnya. Semuanya harus tuntas dan jelas,” tuturnya.

Ditahapan ini, ia sebutkan, sepenuhnya ditangani Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pasuruan, yang berkoordinasi langsung dengan Pemdes di masing-masing desa yang terdampak. Proses tersebut juga melibatkan instansinya juga terkait koordinasinya secara aktif.

Disinggung berapa banyak bidang serta luas lahannya, ia masih enggan menyebutkan secara pasti realnya. Sebaliknya akan menyampaikan setelah semua update data dan bidang tuntas dulu 100 persen imbuhnya.

“Mudah-mudahan tahapan ini segera tuntas. Jika sudah selesai, akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya. Yakni apreisel, pengumuman, dan finalnya pembebasan lihat sekaligus pembayaran penggantinya,” ucap Totok sapaan akrabnya. (zal/fun)