alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Finalis Paparkan Konsep Desain City Branding ke Wawali

PANGGUNGREJO,Radar Bromo – Sejumlah finalis sayembara Desain Logo City Branding Kota Pasuruan mendapat tantangan baru. Kamis (26/9), mereka diminta memaparkan hasil karyanya di hadapan jajaran pemerintah, dewan juri, dan stakeholder.

Ada sembilan finalis yang diminta memaparkan makna desain logo maupun tagline di Ruang Untung Suropati Kantor Wali Kota Pasuruan, Kamis (26/9). Masing-masing menjelaskan pemahamannya mengenai seluk-beluk Kota Pasuruan. Serta, pengejawantahannya dalam bentuk visual berupa logo dan tagline.

Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengucapkan terima kasih kepada para finalis yang telah menunjukkan animo selama mengikuti sayembara. Teno –sapaannya- juga mengapresiasi kreativitas para finalis dalam membuat desain logo city branding.

“Sembilan karya yang dipaparkan hari ini cukup menarik dan cukup inovatif. Semoga dari sembilan karya yang dibuat finalis ini akan terpilih satu yang terbaik untuk dijadikan branding Kota Pasuruan dalam hal pemasaran maupun investasi,” ujarnya.

APRESIASI: Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo (kanan baju oranye) memberikan sambutan dalam pemaparan Sayembara Desain Logo City Branding Kota Pasuruan, Kamis (26/9) pagi. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Kepala Bappelitbangda Kota Pasuruan Djoko Adri Srijono menuturkan, sayembara desain logo ini belum memasuki tahap akhir. Sebab, seluruh undangan yang hadir kemarin juga diminta mengisi formulir guna menyampaikan tanggapannya terkait sembilan konsep desain logo tersebut.

“Tanggapan ataupun masukan yang disampaikan semua stakeholder itu, akan menjadi bahan bagi tim juri untuk menyempurnakan desain logo yang ada. Sehingga, kami harap logo yang terpilih nanti benar-benar representatif untuk Kota Pasuruan,” ujar Djoko.

Di sisi lain, Hasyim yang merupakan pelaku usaha makanan dan minuman yang hadir dalam kegiatan itu juga mengapresiasi langkah Pemkot Pasuruan. Menurutnya, upaya pemerintah dalam mem-branding kota, bakal turut berdampak pada kemajuan usaha kecil dan menengah. “Saya memproduksi keripik buah. Jadi, saya harap logo yang dihasilkan nanti juga bisa diterapkan di produk-produk mamin berupa stiker,” ujarnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU