alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

BKSDA: Penyu Sisik yang Digendong Nelayan Kalibuntu Adalah Hewan Dilindungi

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Seksi 6 wilayah Probolinggo turut berkomentar atas adanya foto viral nelayan menggendong penyu sisik. Pihak BKSDA menyayangkan atas kejadian itu.

Mamat Ruhimat, kepala Seksi Konservasi BBKSDA Jawa Timur Wilayah 6 Probolinggo mengatakan, semestinya hal itu tidak perlu terjadi. ” Karena itu (penyu sisik, Red) hewan yang dilindungi,” katanya.

Mamat menjelaskan, kasus itu tidak dibawa ke ranah hukum. Sebab, yang bersangkutan yakni nelayan Desa Kalibuntu, Kraksaan, berinisial A, telah meminta maaf. Juga telah membuat pernyataan tidak akan mengulangi lagi. “Dia sudah mengakui salah karena ketidaktahuannya,” tandasnya.

Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai hewan yang dilindungi. Ke depan, jika masyarakat menemukan hewan yang dilindungi agar supaya tidak langsung dilepasliarkan. Menurut Mamat, sebelum dilepasliarkan perlu memberitahukan pihak BKSDA. Tujuannya, untuk mengecek kesehatan hewan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, nelayan di Kalibuntu berinisial A, didatangi aparat TNI setempat. Sebab, ia mem-posting foto saat menggendong penyu sisik yang merupakan satwa langka yang hampir punah. A mem-posting foto itu pada 15 Juni. Dalam fotonya, ia berpose menggendong seekor satwa langka yang diduga penyu sisik (Eretmochelys Imbricata) di atas perahunya. Tidak hanya itu. Dalam foto itu, penyu diberi kaos oblong.

Sontak, posting-an itu mendapat tanggapan beragam dari warga dunia maya. Tak terkecuali, para pemerhati lingkungan dan satwa liar. Mereka lantas berinisiatif melaporkan perbuatan A yang dinilai membahayakan satwa yang dilindungi itu pada Koramil Kraksaan. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU