alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 24 November 2020

Polisi Pastikan Kabar Bakso Babi di Pakuniran Hoax

PAKUNIRAN – Beberapa hari terakhir sebagian warga Kabupaten Probolinggo, khususnya warga Kecamatan Pakuniran, resah dengan beredarnya kabar adanya bakso dari daging babi. Kabar itu beredar melalui media sosial (medsos).

Dalam pesan berantai melalui medsos itu juga disebutkan adanya kabar ini disampaikan anggota Polsek Pakuniran. Namun, kabar ini langsung dibantah oleh Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko. Ia memastikan, informasi itu hoax.

Pihaknya yang juga dikabarkan menutup sebuah warung bakso, juga tidak benar. “Dengan tegas saya sampaikan, bahwa itu hoax. Kami tidak penah menutup warung bakso. Itu hanya dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya, Selasa (26/2).

Habi mengaku, pihaknya tidak pernah mendapat laporan perihal bakso dari daging babi. Sehingga, sangat tidak masuk akal bila pihaknya menutup warung bakso. Malah, ia mengaku datang dan memakan bakso di warung yang diisukan terbuat dari daging babi dan biawak itu. “Kami bersama anggota semalam juga mengunjungi warung bakso itu. Tujuannya, menangkal informasi yang tidak benar dan beredar di masyarakat,” jelasnya.

Pihaknya berharap, warga tidak mudah terprovokasi. Masyarat harus cerdas dan harus membuktikan sendiri. Sebab, jika tidak benar bisa mengurangi pendapatan orang lain. “Kasihan rezeki orang bisa-bisa terputus,” ujarnya.

Penjual bakso yang diisukan itu adalah Mashudi, 49. Ia memastikan baksonya sama dengan bakso pada umumnya. “Kami sudah lama menjual bakso, sejak 2006. Saya memulai usaha ini dengan istri. Tidak benar kabar itu,” ujarnya.

Ia mengaku, sebagai muslim, tidak mungkin menjual makanan yang dilarang oleh agama. Ia juga membantah warungnya pernah ditutup pihak kepolisian. “Oleh agama kan dilarang. Ngapain mau memakai daging yang haram, pakai daging ayam saja tidak pernah, apalagi babi atau biawak. Saya hanya heran kenapa warung saya diisukan seperti itu,” ujarnya. (sid/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Seniman Ludruk Probolinggo Cak Mukadi Tutup Usia  

Rencananya jenazah Cak Mukadi akan dimakamkan di TPU setempat, Selasa (24/11)

Masuk Tengah Kota, Truk Terguling di Depan Yon Zipur Probolinggo

Truk terjatuh di jalur terlarang untuk dilewati kendaraan besar seperti truk.

Bertahan di Tengah Pandemi, UMKM Harus Adaptasi dengan Digitalisasi

Sayangnya, masih ada pelaku UMKM yang asing dengan perkembangan teknologi

Tak Berizin, Satpol PP Turunkan Baliho Habib Rizieq di Bangil

Ada 3 baliho Habib Rizieq yang diturunkan di Bangil. Sementara di Pasrepan diturunkan sendiri oleh pemasang.

Rem Blong, Truk Tabrak Pagar-Pos Sekuriti di Sumbersuko Gempol  

Sopir truk selamat usai melompat sesaat sebelum terjadi tabrakan.