alexametrics
26 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

Kasus Korupsi, Eks Kades Maron Kulon Divonis 1,5 Tahun Penjara

KRAKSAAN – Sidang kasus tindak pidana korupsi anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) Maron Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, klimaks. Senin (18/2) lalu, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya memvonis Mantan Kepala Desa (Kades) Maron Kulon Mistar terbukti bersalah. Terdakwa divonis dengan hukuman selama 1,5 tahun penjara.

Kajari Kabupaten Probolinggo Nadda Lubis melalui Kasi Pidsus Novan Basuki Arianto mengatakan, proses hukum penyalahgunaan ADD Maron Kulon, selama tahun 2010-2014 telah tuntas. Majelis hakim menyatakan terdakwa Mistar terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tipikor. “Sidang mantan kades Maron Kulon itu sudah putusan, Senin (18/2) lalu. Terdakwa dinyatakan bersalah,” katanya, Selasa (26/2).

Novan mengatakan, dalam amar putusannya, selain hukuman penjara, majelis hakim juga mengharuskan terdakwa membayar denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Serta, membayar uang pengganti Rp 59 juta subsider 4 bulan kurungan. “Pasal yang terbukti dalam putusan pengadilan pasal 3 Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor,” ujarnya.

Sejatinya, putusan majelis hakim ini di bawah tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa dengan hukuman selama 2 tahun penjara dengan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Serta, harus membayar uang pengganti Rp 59 juta subsider 1 tahun kurungan. “Putusan majelis hakim sudah mendekati tuntutan. Jadi, kami menerima putusan majelis hakim, terdakwa juga menerima,” ujarnya.

Diketahui, Mistar dimejahijaukan setelah Kejari Kabupaten Probolinggo melalukan penyelidikan dan mantan kepala desa itu diduga menyalahgunakan ADD Maron Kulon 2010-2014. Selama lima tahun itu ada sejumlah penyelewengan.

Di antaranya, penyelewengan honor Badan Pemusyawaratan Desa, PAUD, dan penyedia jasa akutansi keuangan. Dalam penyelidikan terungkap, pihak-pihak yang berhak menerima honor ini mengaku tidak pernah menerimanya.

Selain soal penyelewengan honor, kata Novan, juga ada penyalahgunaan dalam penggunaan ADD 2014. Yakni, terkait anggaran kegiatan pembangunan jalan rabat beton di Desa Maron Kulon. Dalam persidangan, Mistar pun dinyatakan bersalah dan terbukti korupsi. (mas/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Giliran Temukan Pintu Besi Bermotif Bunga di Goa Jepang

Temuan penting kembali didapati tim ekskavasi di Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Total Ada 1.638 Pasien Positif di Kab Probolinggo, yang Sembuh 1.430

Wajar saja jika Satgas di Kabupaten Probolinggo menggencarkan operasi yustisi. Sebab, jumlah penambahan orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo kembali meningkat.

Bappeda Gelar Seminar Kondisi Ekonomi Kota Probolinggo saat Pandemi

Pandemi Covid-19 berdampak terhadap segala aspek kehidupan.

Ribuan Pelanggar Prokes di Kab Probolinggo Disanksi

Lonjakan pelanggaran prokes itu, menunjukkan makin banyaknya masyarakat tak tertib.

Pandemi Covid-19, Kasus HIV/AIDS di Kota Probolinggo Turun

Jumlah pasien HIV/AIDS di masa pandemi Covid-19, ikut tertekan.