alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Polisi Sita Ratusan Motor saat Razia Balap Liar di Kota Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Aksi balap liar di Kota Pasuruan seolah tak ada habisnya. Kendati kerap dirazia, para pembalap liar belum merasa jera. Buktinya, ratusan pemuda memadati jalan protokol Minggu (26/1) dini hari.

Menjelang tengah malam, sepanjang Jalan Wahidin Sudirohusodo sudah dipadati pemuda yang akan beradu balap. Deru knalpot saling bersahutan seiring larutnya malam. Ratusan pemuda itu terlihat semakin menguasai jalanan karena kondisi kian lengang.

Puluhan aparat kepolisian yang dikerahkan cukup membuat mereka panik. Dalam waktu sekejap, ratusan pebalap itu semburat. Mereka berupaya kabur dari kepungan petugas. Namun, upaya itu dapat dihindari. Petugas menertibkan para pebalap itu satu demi satu.

Dibandingkan pekan lalu, jumlah pebalap liar kali ini jauh lebih banyak. “Totalnya ada 133 orang yang kami amankan dalam giat penertiban balap liar ini. Satu di antara mereka perempuan,” kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander.

BANYAK: Sejumlah pengendara yang diamankan polisi saat razia Minggu (26/1) dini hari. (Foto Polres Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Polisi juga mengamankan 90 unit motor yang berada di sepanjang jalan itu. Sebagian motor sudah dalam kondisi protolan. Banyak juga yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai standar. Sebanyak 20 unit motor tak dilengkapi dengan pelat nomor polisi.

Seluruh motor itu dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota di Jalan Gajah Mada. Termasuk ratusan pembalap liar yang terlibat. Mula-mula mereka dikumpulkan di halaman Mapolres. Kapolres membina mereka supaya tak lagi menggelar balap liar.

“Kami juga menghubungi para orang tua untuk diberikan konseling terkait dampak perbuatan yang dilakukan anak-anak tersebut,” ungkap Dony.

Selain itu, para pembalap liar itu juga diminta membuat surat pernyataan atas perbuatan yang dilakukannya tersebut. Tujuannya, agar tidak lagi beradu balap di jalanan.

Dony menyebut, aksi balap liar selama ini memang kerap dikeluhkan masyarakat. Sebab, keberadaan pebalap liar di waktu istirahat dirasa sangat mengganggu. “Juga dikhawatirkan menimbulkan gangguan kamtibmas,” kata Dony.

Saat ini polisi tengah mendata ratusan motor yang telah diamankan. Terutama berkaitan dengan kelengkapan kendaraan. Jika diketahui ada pelanggaran, lanjut Dony, pihaknya akan menerapkan sanksi tilang.

“Saat ini juga sedang dicek nomor rangka dan nomor mesinnya untuk memastikan apakah kendaraan itu hasil kejahatan atau bukan,” pungkas Dony. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Aksi balap liar di Kota Pasuruan seolah tak ada habisnya. Kendati kerap dirazia, para pembalap liar belum merasa jera. Buktinya, ratusan pemuda memadati jalan protokol Minggu (26/1) dini hari.

Menjelang tengah malam, sepanjang Jalan Wahidin Sudirohusodo sudah dipadati pemuda yang akan beradu balap. Deru knalpot saling bersahutan seiring larutnya malam. Ratusan pemuda itu terlihat semakin menguasai jalanan karena kondisi kian lengang.

Puluhan aparat kepolisian yang dikerahkan cukup membuat mereka panik. Dalam waktu sekejap, ratusan pebalap itu semburat. Mereka berupaya kabur dari kepungan petugas. Namun, upaya itu dapat dihindari. Petugas menertibkan para pebalap itu satu demi satu.

Dibandingkan pekan lalu, jumlah pebalap liar kali ini jauh lebih banyak. “Totalnya ada 133 orang yang kami amankan dalam giat penertiban balap liar ini. Satu di antara mereka perempuan,” kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander.

BANYAK: Sejumlah pengendara yang diamankan polisi saat razia Minggu (26/1) dini hari. (Foto Polres Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Polisi juga mengamankan 90 unit motor yang berada di sepanjang jalan itu. Sebagian motor sudah dalam kondisi protolan. Banyak juga yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai standar. Sebanyak 20 unit motor tak dilengkapi dengan pelat nomor polisi.

Seluruh motor itu dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota di Jalan Gajah Mada. Termasuk ratusan pembalap liar yang terlibat. Mula-mula mereka dikumpulkan di halaman Mapolres. Kapolres membina mereka supaya tak lagi menggelar balap liar.

“Kami juga menghubungi para orang tua untuk diberikan konseling terkait dampak perbuatan yang dilakukan anak-anak tersebut,” ungkap Dony.

Selain itu, para pembalap liar itu juga diminta membuat surat pernyataan atas perbuatan yang dilakukannya tersebut. Tujuannya, agar tidak lagi beradu balap di jalanan.

Dony menyebut, aksi balap liar selama ini memang kerap dikeluhkan masyarakat. Sebab, keberadaan pebalap liar di waktu istirahat dirasa sangat mengganggu. “Juga dikhawatirkan menimbulkan gangguan kamtibmas,” kata Dony.

Saat ini polisi tengah mendata ratusan motor yang telah diamankan. Terutama berkaitan dengan kelengkapan kendaraan. Jika diketahui ada pelanggaran, lanjut Dony, pihaknya akan menerapkan sanksi tilang.

“Saat ini juga sedang dicek nomor rangka dan nomor mesinnya untuk memastikan apakah kendaraan itu hasil kejahatan atau bukan,” pungkas Dony. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/